Jakarta, IDM – TNI AL dan Angkatan Laut Jerman (German Navy) saling membahas konsep taktik dan strategiย kapal selam dan peperangan ranjau pada kegiatan “Submarine and Mine Specialist Talk” di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/11).
Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal Kolonel Laut (P) Robert Marpaung, mengatakan kegiatan ini adalah forum pertemuan bilateral perwira kedua angkatan laut di bidang kapal selam dan peperangan ranjau, dalam rangka meningkatkan hubungan kerja sama dan diplomasi.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan berbagi pengalaman sebagai bentuk capacity building bagi para prajurit TNI AL dalam bidang kapal selam dan peperangan ranjau,” ujar Robert dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (17/11).
Diskusi dibagi dalam dua grup, yaitu submarine dan mine dengan keynote speaker Commander SG Thorsten Klinger dan Commander SG Manfred Grabienski diikuti peserta dari Koarmada II, Kodiklatal, dan Koopskasel Koarmada RI. Sementara, ketua delegasi Angkatan Laut Jerman diwakili oleh Atase Pertahanan Jerman untuk Indonesia Colonel Thomas Brillisauer.ย
Baca: Puncak KTT G20, 14 KRI TNI AL Sailing Pass di Perairan Bali
Kegiatan ini dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) TNI AL yang unggul dan profesional sesuai program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.
Selain itu, juga untuk meningkatkan kesiapan dan kesiagaan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) memiliki daya gerak dan gempur yang tinggi dalam menghadapi segala ancaman dengan membangun sistem pembinaan kekuatan, melalui kesiapan operasi bersinergi dan mempunyai interoperabilitas tinggi. (at)