Jumat, 4 April 2025

6 Titik Ranjau Peninggalan Perang Dunia II Diledakkan di Perairan Tarakan

Jakarta, IDM – Satgas Ranjau Tarakan-23 dari Satuan Ranjau Koarmada II melaksanakan pendeteksian dan netralisasi ranjau di Selat Batagau, Kalimantan Utara, Selasa (9/1).

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) XIII Laksamana Pertama Deni Herman meninjau proses netralisasi ranjau dari atas KRI Pulau Rimau-724, sebanyak 6 titik ledakan yang digelar oleh Staf Operasi Angkatan Laut (Sopsal).

Baca Juga:ย Tiga Oknum TNI yang Terlibat Sindikat Curanmor Resmi Ditahan Puspom TNI

Pada kesempatan tersebut, Deni menyampaikan berdasarkan peta laut yang diterbitkan oleh Pusat Hidro-oseanografi TNI AL (Pushidrosal) sampai saat ini sebagian besar perairan Tarakan masih dikelilingi ranjau peninggalan Perang Dunia II.

“Sehingga perlu tindak lanjut pendeteksian dan netralisasi ranjau agar kapal-kapal laut dapat bernavigasi dengan aman,” kata Deni, dikutip dari keterangan Dispen Lantamal XIII Tarakan, Rabu (10/1).

Baca Juga:ย KRI Frans Kaisiepo-368 Serahkan Penugasan di Lebanon kepada KRI Diponegoro-365

Kegiatan netralisasi ranjau yang dilaksanakan tim Satgas Ranjau Tarakan-23 ini terdiri dari prajurit peyelam TNI AL, hidros TNI AL, KRI Pulau Rimau-724 bekerja sama dengan PT Samator dan PT Phoenix Resources International.

Serta juga dihadiri oleh Kolonel Laut (P) Khakim selaku Komandan Satuan Kapal Ranjau (Dansatran) Koarmada II sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) Ranjau Tarakan-23 Dansatgas. (at)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer