INTERNASIONAL

Tolak Perintah Penangkapan ICC, PM Israel akan Terus Lakukan Serangan di Gaza

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: Dok. X/Benjamin Netanyahu)

Jakarta, IDM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) yang memerintahkan penangkapan terhadapnya. Ia menyebut bahwa perintah itu "tidak akan mengikat tangan Israel" untuk tetap melakukan serangan terhadap Hamas di Gaza.

"Keputusan keterlaluan yang dilakukan oleh jaksa ICC, Karim Khan, untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para pemimpin Israel yang terpilih secara demokratis adalah sebuah kemarahan moral yang sangat besar dalam sejarah. Hal ini akan menimbulkan rasa malu yang abadi di pengadilan internasional," tulis Netanyahu melalui X, Selasa (21/5).

Baca Juga: Presiden Iran Dinyatakan Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter, Presiden Baru Diputuskan Kemudian

Dalam video yang juga diunggahnya di platform tersebut, Netanyahu menilai surat perintah itu bersifat antisemitisme. Menurutnya, Israel bertindak berdasarkan hak yang adil untuk mempertahankan diri.

"Israel melakukan perang yang adil melawan Hamas, sebuah organisasi teroris genosida yang melakukan serangan terburuk terhadap orang-orang Yahudi sejak Holocaust," imbuhnya.

Baca Juga: AS Tolak Usulan untuk Kirim Pasukan Militer ke Ukraina

Sebelumnya, Khan mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant; serta tiga tokoh penting Hamas di Gaza. Khan mengatakan Netanyahu dan Gallant memikul tanggung jawab pidana atas “kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan” yang dilakukan di wilayah Palestina, khususnya di Jalur Gaza sejak 8 Oktober tahun lalu. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.