
Di Tengah Perang Israel-Iran, Rusia Tingkatkan Serangan ke Ukraina
Di tengah eskalasi perang Israel dan Iran, militer Rusia terus meningkatkan intensitas serangan terhadap Ukraina.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Di tengah eskalasi perang Israel dan Iran, militer Rusia terus meningkatkan intensitas serangan terhadap Ukraina.

Pemerintah Ukraina memperingatkan bahwa keputusan Amerika Serikat (AS) untuk berhenti memasok sebagian bantuan militer ke Kyiv akan mendorong Rusia memperkuat serangan.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menghentikan sebagian pengiriman bantuan militer ke Ukraina setelah meninjau kembali persediaan dalam negeri yang semakin menipis.

Seorang pilot pesawat tempur F-16 Ukraina tewas saat bertempur melawan serangan udara Rusia yang melibatkan ratusan drone, rudal jelajah dan balistik pada beberapa waktu lalu.

Saat ini dunia sedang dihadapi beberapa konflik yang beberapa di antaranya adalah konflik Rusia-Ukraina, serangan militer di Gaza hingga Iran-Israel yang menyebabkan ketegangan geopolitik di dunia.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Inggris melaporkan, sekitar 6.000 prajurit Korea Utara (Korut) yang ditugaskan bertempur membantu Rusia di Kursk telah tewas dan terluka. Jumlah ini melebihi separuh dari total prajurit yang diperkirakan dikirim Korut yakni 11.000 orang.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Inggris mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memasok 100.000 drone ke Ukraina hingga akhir tahun fiskal 2025.

Rusia menekankan bahwa mereka hanya akan setuju untuk mengakhiri perang jika terdapat pengakuan internasional atas empat wilayah yakni Krimea, Luhansk dan Donetsk, Zaporozhye serta Kherson.

Kementerian Luar Negeri Turki mengungkapkan bahwa perundingan damai antara delegasi Ukraina dan Rusia dijadwalkan akan berlangsung di Istanbul, pada Senin (2/6) pukul 1 siang waktu setempat.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin siap untuk melakukan perundingan langsung dengan pemimpin Ukraina. Namun, perlu persiapan matang termasuk penjabaran tuntutan yang merinci guna mengakhiri konflik.