Para penerjun free fall Yonko 462 Kopasgat TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar refreshing terjun free fall di lapangan terbang Fasida Lanud Roesmin Nurjadin, Jumat (20/1).
Kerja sama pertahanan antara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Indian Air Force (IAF) telah terjalin begitu lama. Kerja sama tersebut telah direalisasikan dalam sejumlah kegiatan, salah satunya melalui pertukaran perwira untuk menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando masing-masing negara.
Panglima Komando Operasi Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI M. Tonny Harjono menegaskan Koopsudnas akan selalu menjaga dan menegakkan kedaulatan udara Indonesia.
Personel Kopasgat TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar latihan bersama (Latma) dengan US Air Force Special Operations Command (US AFSOC) di Batalyon Komando 464 Kopasgat. Latma yang bertajuk “Tear Spear Iron 2023, Joint Combine Exchange Training” ini akan dilaksanakan selama tiga minggu.
Keberanian Pratu Tauvik Ilham dalam menangkap pelaku sindikat pembobol ATM di Pondok Gede diganjar dengan penghargaan dan apresiasi dari Danyonko 467 Kopasgat Letkol Pas Renry Adipaty. Prajurit petarung Hardha Dedali itu mendapat piagam penghargaan, uang pembinaan, hingga pengajuan untuk mengikuti sekolah D1 dan kursus Terjun Bebas Tempur (TBT) secepatnya.
Denmatra 2 Kopasgat TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar apel personel dan materiil jelang gelaran latihan bersama (Latma) Teak Spear Iron TA 2023 di Aula Indrajid Denmatra 2 Kopasgat, Senin (16/1).
TNI Angkatan Udara (TNI AU) memiliki banyak penerbang tempur yang andal dan pemberani, satu di antaranya adalah Leo Wattimena. Pria kelahiran Kalimantan Barat, 3 Juli 1927 ini dikenal sebagai ‘jagoan’ di udara. Kelihaian Leo dalam mengawaki pesawat tempur memang sudah diakui dan teruji.
Pesawat C-130B Hercules milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) purnatugas usai 47 tahun membantu TNI AU mengawal dirgantara Indonesia. Pesawat dengan tail number A-1312 ini memiliki riwayat pengabdian yang tidak sedikit. Berbagai operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP) yang tersebar di penjuru Nusantara telah dilalui dengan catatan yang sangat baik dan sukses.
Kapabilitas dan profesionalisme para penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) kini dapat semakin terasah dengan keberadaan gedung simulator pesawat Casa NC-212i. TNI AU patut berbangga. Pasalnya, gedung ini menjadi yang pertama dan satu-satunya di dunia.