Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tetap berada pada jalur politik luar negeri bebas aktif dan tidak berpihak kepada blok mana pun di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas menilai, status siaga 1 yang sedang dilaksanakan TNI merupakan bentuk konsolidasi awal kekuatan dalam mencermati dinamika, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Meningkatnya dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah mendorong berbagai negara memperkuat langkah antisipatif terhadap potensi dampaknya, termasuk Indonesia.
Amerika Serikat (AS) benar-benar tancap gas mempertebal kekuatan militer di Timur Tengah. Pentagon kini mulai mengerahkan kapal induk ketiganya, USS George H.W. Bush, untuk memperkuat gempuran terhadap Iran seiring perang yang hampir memasuki pekan kedua.
Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi kembali memimpin Apel Siaga I di Lapangan Satlog Kodam XXI/Radin Inten, Bandar Lampung, Sabtu (7/3).
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai pemerintah menunjukkan keseriusan dalam mengantisipasi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, terutama terkait eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Cina mengatakan bahwa pihaknya telah berdialog dengan berbagai pihak di Timur Tengah dan menekankan perang bukanlah solusi untuk menyelesaikan perselisihan.
TNI AD dari Kodam XXI/Radin Inten, Bandar Lampung menggelar Apel Siaga I dalam rangka mengantisipasi dampak situasi konflik Timur Tengah terhadap stabilitas dalam negeri. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Satlog, Way Halim, Kota Bandar Lampung, Selasa (3/3) dan dipimpin langsung Pangdam, Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengungkapkan Indonesia telah melakukan komunikasi langsung dengan Amerika Serikat dan Iran terkait tawaran untuk memfasilitasi dialog damai di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.