
Persyaratan Tinggi-Umur Tamtama dan Bintara TNI AD Diubah, Wakil Panglima TNI: Butuh Banyak Pasukan
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita mengungkap alasan persyaratan tinggi dan umur pendaftaran tamtama dan bintara TNI AD diubah.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita mengungkap alasan persyaratan tinggi dan umur pendaftaran tamtama dan bintara TNI AD diubah.

TNI AD mengubah persyaratan untuk pendaftaran Tamtama dan Bintara TNI AD. Pendaftaran ini masih dibuka (online) hingga 25 Oktober untuk Tamtama dan 9 Oktober untuk Bintara PK.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana membeberkan alasan TNI AD mengubah persyaratan umur dan tinggi badan di rekrutmen Bintara dan Tamtama TNI AD.

TNI Angkatan Darat total melantik 28.083 prajurit baru untuk Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP).

Sebanyak 1114 prajurit Tamtama TNI AD di Rindam XII/Tanjungpura (Tpr) lulus Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri (Dikmata IF) TNI AD Gelombang 2 Tahun 2025.

Sebanyak 1208 siswa mengikuti pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Zeni TNI AD Gelombang II TA 2025.

Sebanyak 122 putra daerah Kalimantan lulus seleksi Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) Gelombang II Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kodam VI/Mulawarman. Mereka nantinya akan mengikuti pendidikan lanjutan.

Sebanyak 263 putra asli Papua dinyatakan lolos dalam tahapan akhir Sidang Pantukhir Sub Panpus penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD Gelombang II TA 2025. Jumlah ini setara dengan 49 persen dari total peserta yang lulus, menunjukkan daya saing tinggi dari Orang Asli Papua (OAP).

Jakarta, IDM – Sebanyak 837 pemuda di Papua bersaing dalam sidang penilaian akhir (pantukhir) calon Tamtama PK TNI AD Gelombang II Kodam XVII/Cenderawasih. Sidang dipimpin langsung Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito, Selasa (15/7). Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan…

Komandan Lantamal (Danlantamal) VI Brigjen (Mar) Wahyudi mengungkapkan TNI AL menindak tegas calo pendaftaran prajurit bintara dan tamtama 2025 di Makassar.