Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) memberangkatkan Satgas Port Visit 2026 KRI dr. Wahidin Sudirohusodo (WDH-991) dalam misi diplomasi pertahanan dan kerja sama maritim ke kawasan Pasifik Selatan. Satgas tersebut dilepas Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Dermaga 106, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/9). Dalam pelayaran selama sekitar 60 hari, satgas akan mengunjungi Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini sebagai bagian dari upaya membangun Confidence Building Measure (CBM) sekaligus memperkuat kehadiran Indonesia di kawasan Pasifik Selatan.
Pemerintah melepas keberangkatan Satgas Port Visit 2026 menuju empat negara di kawasan Pasifik Selatan. Pelayaran kapal (KRI) ini mencetak sejarah baru karena untuk pertama kalinya mengangkut personel gabungan lintas instansi dalam jumlah besar.
KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) Port Visit 2024, kembali berlayar ke Sorong, Papua Barat Daya pascamenuntaskan misi diplomasi di Papua Nugini, Rabu (20/11).
KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 yang tergabung dalam satgas port visit 2024, berhasil menempuh etape terakhir dalam misi pelayaran diplomasi ke negara di Pasifik Selatan. Kapal bantu rumah sakit TNI AL ini sandar di Port Moresby, Papua Nugini, Minggu (17/11) .