Di balik tugas menjaga stabilitas keamanan wilayah Papua Pegunungan, prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY “Badak Hitam” menunjukkan wajah lain pengabdian TNI melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
TNI AD membekali prajurit kemampuan anti-drone untuk menjaga perbatasan Indonesia-Malaysia. Hal ini dipastikan saat Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad menerima pembekalan tim pemateri dari Yonkomlek Puskomlekad di Entikong, Kalimantan Barat beberapa waktu lalu.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan TNI AD berkomitmen untuk menegakan disiplin dan memproses hukum setiap pelanggaran oknum prajurit di masyarakat.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengingatkan prajuritnya soal ancaman krisis energi dan kemarau ekstrem 2026. Hal ini ia sampaikan dalam amanatnya di Upacara Bendera 17-an bulan Mei 2026. Amanat ini disebar ke seluruh prajurit TNI AD di Indonesia.
Pascainsiden penembakan Pratu FAA, personel Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Palembang yang ditewas tertembak sesama prajurit di Panhead Cafe, Palembang, Sabtu (16/5), TNI AD melalui Polisi Militer Kodam (Pomdam) II/Sriwijaya memberikan ultimatum keras untuk semua prajurit TNI AD.
Prajurit TNI AD yang bertugas di Papua terus memberikan kontribusi nyata. Kali ini personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti (TS) memberikan pengobatan gratis dengan sistem jemput bola.
Sersan Satu (Sertu) Moch Hafidz Teguh Prayoga berhasil mengharumkan nama Indonesia di Australia. Prajurit TNI AD dari Pusdikarhanud ini berhasil menuntaskan Subjek 1 Sergeant Course-Session 0165 dengan prestasi gemilang.
Pemerintah menegaskan pengiriman 744 prajurit TNI dalam rotasi pasukan perdamaian ke Lebanon akhir Mei 2026 dilakukan dengan pendekatan pertahanan yang lebih adaptif terhadap eskalasi konflik kawasan Timur Tengah.
Aksi dramatis ditunjukan Sersan Dua (Serda) Johan, seorang prajurit TNI AD dari Koramil 0819/05 Grati, Pasuruan. Ia berhasil menangkap begal bersenjakan celurit.
Di tengah kawasan militer Divisi Infanteri 2 Kostrad di Singosari, Kabupaten Malang, berdiri Museum Vira Cakti Yudha yang menjadi ruang penyimpan jejak sejarah perjuangan prajurit Kostrad. Museum ini tidak hanya menghadirkan koleksi perlengkapan militer dan dokumentasi operasi TNI Angkatan Darat, tetapi juga menjadi simbol perjalanan panjang Divif 2 Kostrad sejak dibentuk pada 27 April 1961. Nama “Vira Cakti Yudha” sendiri memiliki makna kesatria tangguh di medan laga, yang menjadi semboyan kebanggaan satuan tersebut.