Pesawat angkut terbaru TNI Angkatan Udara (TNI AU), A400M, menjalani tugas perdananya di tanah air dengan mendukung mobilitas Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin saat kunjungan kerja ke Provinsi Aceh, Minggu (16/11).
TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Malaysia (Tentera Udara Diraja Malaysia/TUDM) menggelar Senior Officer Bilateral Engagement (SOBE) 2025 di Malaysia, Kamis (6/11).
Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menilai kehadiran pesawat angkut strategis Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem pertahanan udara nasional sekaligus mendukung pelaksanaan misi kemanusiaan di berbagai wilayah Indonesia.
Empat penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) dijadwalkan menjalani fase Initial Operation Experience (IOE) A400M di Indonesia setelah merampungkan pelatihan di International Training Center (ITC) Airbus, Sevilla, Spanyol.
Indonesia resmi menyambut kedatangan pesawat Airbus A400M pertama di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Ini adalah momen penting dalam sejarah penguatan daya angkut strategis militer Indonesia. Hasil kerja berjenjang antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Di balik pendaratan satu pesawat, tersimpan arah besar yang tengah dibangun, yaitu menjadikan mobilitas sebagai fondasi daya tahan nasional.
Airbus Defence and Space menyerahkan Pesawat A400M pertama kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) di Base Ops Lanud Halim pada Senin (3/11).
TNI Angkatan Udara (TNI AU) kehadiran alat utama sistem persenjataan (alutsista) terbaru berupa pesawat A400M yang mendarat di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (3/11) pagi.