Gerbong promosi di tubuh TNI AL kembali bergerak. Sebanyak tujuh perwira menengah (pamen) berpangkat kolonel resmi pecah bintang usai melaporkan kenaikan pangkat kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali di Jakarta, Kamis (25/3).
Beberapa waktu lalu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 28 Pati TNI AD di Markas Besar TNI AD, Jakarta.
Gerbong regenerasi kepemimpinan di tubuh TNI AL kembali bergerak. Sebanyak 10 perwira menengah berpangkat Kolonel resmi "pecah bintang" menjadi perwira tinggi berpangkat Laksamana Pertama (Laksma) dan Brigadir Jenderal (Brigjen) Marinir.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kembali melakukan rotasi, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan TNI AD. Perubahan jabatan terbaru ini dikeluarkan Senin (9/3) dan total ada delapan Kolonel yang mendapatkan promosi jabatan bintang 1 (Brigadir Jenderal).
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kembali melakukan mutasi, rotasi, dan promosi terhadap 99 jabatan perwira tinggi (pati) TNI. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Nomor Kep/159/II/2026 tertanggal 3 Februari 2026.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kembali melaksanakan rotasi dan mutasi 187 Perwira Tinggi (Pati) TNI. Keputusan ini tertuang dalam surat Nomor Kep/1664/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Sebanyak 24 perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) memperoleh kenaikan pangkat, termasuk 17 kolonel yang kini menyandang pangkat bintang satu atau marsekal pertama (Marsma).
Sebanyak delapan Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI AD pecah bintang. Mereka naik pangkat menjadi Mayor Jenderal (Mayjen). Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1334/IX/2025 tertanggal 30 September 2025.
Mutasi 286 perwira TNI AD dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1334/IX/2025 menetapkan 20 Kolonel TNI AD pecah bintang. Pangkat mereka akan naik satu tingkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen).