Kasus oknum prajurit TNI AD bernama James Makapedua berpangkat Sersan Kepala (Serka) kembali mencuat dan mendapatkan tanggapan dari Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Kristomei Sianturi.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Kristomei Sianturi membeberkan rincian kegiatan yang disiapkan TNI AD dalam memperingati HUT ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN) 17 Agustus 2024.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Kristomei Sianturi meminta masyarakat untuk melaporkan jika ada praktek pungutan biaya untuk seleksi masuk Taruna Akademi Militer (Akmil).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Kristomei Sianturi merespons laporan keluarga korban bersama LBH Medan ke Puspomad TNI AD terkait kematian wartawan Rico Sempurna Pasaribu yang diduga ada keterlibatan oknum prajurit TNI AD.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan pihaknya terus menggencarkan sosialisasi pemberantasan judi online (judol).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan pihaknya siap memenuhi kebutuhan personel dan alutsista untuk misi perdamaian ke Gaza, Palestina.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Kristomei menyebut jika Organisasi Papua Merdeka (OPM) dipastikan menyebarkan informasi palsu terkait pembunuhan dan pembakaran seorang prajurit TNI bernama Serka Rusli di Kopo Paniai, Papua pada Selasa lalu.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Kristomei Sianturi memastikan pihaknya siap kirim berapapun jumlah prajurit yang diminta Mabes TNI ke jalur Gaza.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat tindak kekerasan yang dilakukan oleh prajurit TNI dari Yonif 300/Raider di Papua.
Tentara Nasional Indonesia (TNI AD) melalui Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Kristomei Sianturi memberikan klarifikasi terkait beredarnya cuitan berupa video iring-iringan Kendaraan Tempur (Ranpur) TNI di jalan raya yang dinarasikan secara provokatif oleh akun X @Bantoro_Boediantar4, seolah-olah pemerintah melalui TNI menerapkan Darurat Keamanan Nasional di depan kantor Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu).