Amerika Serikat (AS) menggelar latihan bilateral dengan sekutunya di Asia yaitu Korea Selatan (Korsel) dan Jepang yang melibatkan jet tempur masing-masing negara. Latma ini dilakukan setelah Korea Utara (Korut) menembakkan rudal balistik antarbenua Hwasong-15 ke arah laut lepas Jepang.
Kim Jong Un telah memecat Pak Jong Chon, pejabat militer terkuat kedua setelahnya di Korut. Pak, jenderal bintang empat yang sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua Komisi Militer Pusat Partai Buruh dan sekretaris Komite Pusat, digantikan oleh Ri Yong Gil pada pertemuan paripurna nasional di awal tahun 2023.
Korea Selatan (Korsel) resmi membentuk sebuah divisi baru yang bertugas menghadapi ancaman dari senjata nuklir dan senjata pemusnah masal dari Korea Utara (Korut), Senin (2/1). Divisi ini dibentuk setelah Presiden Korut Kim Jong Un mengungkapkan rencana untuk meningkatkan persenjataan nuklir negaranya di tahun 2023.
Dalam pertemuan paripurna nasional di malam tahun baru 2023, Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memerintahkan peningkatan skala besar persenjataan nuklir. Kim menyoroti tindakan Amerika Serikat (AS) dan Korsel yang dianggap telah mengancam stabilitas keamanan di kawasan Semenanjung Korea.
Korea Selatan (Korsel) menggelar latihan militer skala besar untuk mensimulasikan penembakan drone, Kamis (29/12). Latihan ini dilakukan sebagai langkah memperkuat kesiapan melawan provokasi Korea Utara (Korut).
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menjabarkan rencananya untuk meningkatkan kekuatan militer pada tahun depan. Pernyataan ini Kim ungkapkan saat pertemuan nasional pejabat Korut di tengah meningkatnya ketegangan dengan Korsel, Rabu (28/12).
Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol menyerukan pasukan militernya untuk meningkatkan pertahanan udara yang lebih kuat. Ia menginginkan militer Korsel untuk mengembangkan pesawat nirawak siluman atau stealth drone berteknologi canggih demi memantau negara tetangganya, Korea Utara (Korut).
Korea Selatan (Korsel) menyatakan bahwa Korea Utara (Korut) meluncurkan beberapa pesawat nirawak alias drone melintasi wilayah Garis Demarkasi Militer antar Korea, Senin (26/12). Militer Korsel menanggapi hal ini dengan mengerahkan pesawat tempur dan tembakan peringatan untuk menghalau Korut.
Korea Utara (Korut) menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke Laut Timur, Jumat (23/12). Uji coba rudal ini dilakukan beberapa hari setelah pesawat tempur AS dan Korea Selatan (Korsel) melakukan latma di Semenanjung Korea.