
Hampir 80 Persen Wilayah Gaza Utara Hancur Akibat Konflik
Otoritas Palestina mengatakan bahwa agresi dan genosida yang dilakukan militer Israel selama konflik telah menghancurkan 80 persen wilayah Gaza Utara.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Otoritas Palestina mengatakan bahwa agresi dan genosida yang dilakukan militer Israel selama konflik telah menghancurkan 80 persen wilayah Gaza Utara.

Hamas mengatakan bahwa pihaknya akan membebaskan tawanan perang ke Israel untuk kedua kalinya pada Sabtu (25/1) mendatang.

Hamas mengembalikan tiga orang Israel yang menjadi sandera selama perang, pada Minggu (19/1). Pembebasan itu disusul dengan dikembalikannya 90 orang Palestina dari penjara Israel beberapa jam kemudian.

Israel telah membebaskan 90 orang Palestina yang ditahan selama konflik dengan Hamas, pada Senin (20/1) pagi waktu setempat. Pembebasan ini merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang berlaku mulai kemarin.

Kabinet Israel akhirnya meratifikasi kesepakatan gencatan senjata Gaza dan pembebasan sandera dengan Hamas usai rapat selama lebih dari enam jam, yang berakhir pada Sabtu (18/1) dini hari waktu setempat. Kesepakatan itu akan mulai berlaku pada Minggu (19/1).

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melaporkan bahwa pihaknya telah menyepakati langkah-langkah pembebasan sandera dengan Hamas pada Jumat (17/1).

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata Hamas-Israel merupakan langkah awal yang penting dan semua pihak harus berkomitmen untuk memastikan kesepakatan itu dilaksanakan sepenuhnya.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyambut baik kesepakatan gencatan senjata di Gaza dan menyerukan implementasi segera demi terhentinya korban jiwa dalam konflik yang telah berlangsung sejak Oktober 2023.

Hamas dan Israel telah menyepakati kesepakatan tiga tahap yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat (AS). Kesepakatan ini diharapkan dapat mengakhiri konflik yang telah menewaskan sekitar 46.000 orang di Gaza sejak Oktober 2023.

Hamas dan Israel akhirnya menyepakati gencatan senjata dan pertukaran tawanan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak Oktober 2023.