Pakar strategi dari Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU), Agung ‘Sharky’ Sasongkojati kepada Indonesia Defense Magazine mengemukakan secara kuantitas, jumlah radar GCI Indonesia masih jauh dari ideal.
Penguatan sistem pertahanan udara di kawasan Indonesia Timur menjadi perhatian serius menyusul masih adanya celah pengawasan atau blind spot yang berpotensi dimanfaatkan pihak asing.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) bakal memperkuat jangkauan pengawasan udara nasional melalui penambahan 25 radar baru yang ditargetkan rampung terpasang seluruhnya pada 2029.
Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengungkapkan bahwa TNI Angkatan Udara (TNI AU) akan memperoleh 25 radar baru yang berasal dari Prancis dan Ceko untuk melindungi wilayah udara Indonesia. “Penambahan radar kita rencanakan.…
Pakar strategi dari Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU), Agung ‘Sharky’ Sasongkojati kepada Indonesia Defense Magazine mengemukakan secara kuantitas, jumlah radar GCI Indonesia masih jauh dari ideal.
Penguatan sistem pertahanan udara di kawasan Indonesia Timur menjadi perhatian serius menyusul masih adanya celah pengawasan atau blind spot yang berpotensi dimanfaatkan pihak asing.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) bakal memperkuat jangkauan pengawasan udara nasional melalui penambahan 25 radar baru yang ditargetkan rampung terpasang seluruhnya pada 2029.
Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengungkapkan bahwa TNI Angkatan Udara (TNI AU) akan memperoleh 25 radar baru yang berasal dari Prancis dan Ceko untuk melindungi wilayah udara Indonesia. “Penambahan radar kita rencanakan.…