Sabtu, 5 April 2025

Selandia Baru Pensiunkan C-130H(NZ) Hercules

Jakarta, IDM – Angkatan Udara Selandia Baru telah mulai memensiunkan lima pesawat Hercules C-130H(NZ) secara bertahap. Pesawat pertama dengan nomor registrasi NZ7003 tiba di Selandia Baru pada tahun 1965 dan penerbangan terakhirnya menandai masa pengabdian selama hampir 60 tahun usai.

Dilansir dari Turdef, Senin (13/2), Armada Hercules C-130H(NZ) mulai dipensiunkan pada 9 Februari lalu. NZ7003 telah menjalani sejumlah modifikasi dan peningkatan, termasuk Life Extension Programme (LEP) yang dimulai pada tahun 2005. Pesawat mendapatkan peningkatan avionik di kokpit dan juga perbaikan struktural.

“Pesawat telah melakukan pengangkutan udara strategis (antar-teater) dan pengangkutan udara taktis (intra-teater) serta berpartisipasi dalam berbagai operasi dan latihan internasional,” ujar AU Selandia Baru.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa pesawat ini telah terlibat dalam berbagai misi bantuan kemanusiaan ke negara di Pasifik, Timur Tengah hingga Antartika. Bantuan terakhir juga di berikan ke Ukraina berupa pengangkutan alat-alat militer.

Baca: AS Kembali Tembak Jatuh Benda Tak Dikenal

Pada tahun 2020, pemerintah Selandia Baru mengumumkan bahwa lima pesawat Lockheed Martin C-130J-30 Super Hercules akan menggantikan pesawat C-130H(NZ). Pengiriman pesawat pertama dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2024. Pembelian C-130J senilai NZ$ 1,5 miliar mencakup simulator penerbangan dan infrastruktur pendukung lainnya. Dibandingkan dengan seri H, C-130J-30 memiliki kapasitas lebih karena tambahan panjang 5,4 m dan kapasitas angkut hingga 21 ton dengan jangkauan hampir 4000 km. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM – Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer