Selandia Baru Pensiunkan C-130H(NZ) Hercules

Jakarta, IDM – Angkatan Udara Selandia Baru telah mulai memensiunkan lima pesawat Hercules C-130H(NZ) secara bertahap. Pesawat pertama dengan nomor registrasi NZ7003 tiba di Selandia Baru pada tahun 1965 dan penerbangan terakhirnya menandai masa pengabdian selama hampir 60 tahun usai.
Dilansir dari Turdef, Senin (13/2), Armada Hercules C-130H(NZ) mulai dipensiunkan pada 9 Februari lalu. NZ7003 telah menjalani sejumlah modifikasi dan peningkatan, termasuk Life Extension Programme (LEP) yang dimulai pada tahun 2005. Pesawat mendapatkan peningkatan avionik di kokpit dan juga perbaikan struktural.
“Pesawat telah melakukan pengangkutan udara strategis (antar-teater) dan pengangkutan udara taktis (intra-teater) serta berpartisipasi dalam berbagai operasi dan latihan internasional,” ujar AU Selandia Baru.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa pesawat ini telah terlibat dalam berbagai misi bantuan kemanusiaan ke negara di Pasifik, Timur Tengah hingga Antartika. Bantuan terakhir juga di berikan ke Ukraina berupa pengangkutan alat-alat militer.
Baca: AS Kembali Tembak Jatuh Benda Tak Dikenal
Pada tahun 2020, pemerintah Selandia Baru mengumumkan bahwa lima pesawat Lockheed Martin C-130J-30 Super Hercules akan menggantikan pesawat C-130H(NZ). Pengiriman pesawat pertama dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2024. Pembelian C-130J senilai NZ$ 1,5 miliar mencakup simulator penerbangan dan infrastruktur pendukung lainnya. Dibandingkan dengan seri H, C-130J-30 memiliki kapasitas lebih karena tambahan panjang 5,4 m dan kapasitas angkut hingga 21 ton dengan jangkauan hampir 4000 km. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































