Jakarta, IDM – Dalam rangka melatih dan mempertajam kemampuan infiltrasi aspek udara dalam kerahasiaan, Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 2 Marinir menggelar latihan terjun tempur malam hari di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Jumat (19/5).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Sabtu (20/5), latihan tersebut bertujuan melatih dan mempertajam kemampuan dalam infiltrasi melalui media udara (Combat Free Fall) tingkat perorangan maupun tim untuk menunjang operasi amfibi dan tempur darat lanjutan dengan tingkat kerahasiaan yang tinggi.
Baca Juga:ย Singgah Di Kupang, Boeing-737 TNI AU Siap Ikuti Latma Albatros Ausindo 2023
Kegiatan latihan diikuti sebanyak delapan peterjun dan dipimpin oleh Pasiop Yontaifib 2 Marinir Mayor (Mar) Indra Maulana.
Latihan menggunakan pesawat Cassa NC-212 Skuadron 600 Wing Udara Puspenerbal Surabaya dengan dropping zone di Lapangan Tembak Internasional FX Soepramono Karangpilang, Surabaya.
Sebelum melaksanakan penerjunan, diawali dengan pemeriksaan kesehatan, ground training dan briefing kepada seluruh peterjun serta evaluasi kegiatan untuk melihat hasil dari latihan yang dilaksanakan, agar kemampuan prajurit Taifib selalu terjaga dan meningkat.
Baca Juga:ย Kolinlamil Gelar Rapat Koordinasi Peresmian KRI Bung Karno-369
Sementara itu, Danyontaifib Marinir Letkol (Mar) Suherman, mengarahkan dan menekankan kepada seluruh peterjun agar selalu siap serta serius dalam melaksanakan setiap kegiatan penerjunan.
“Tetap memperhatikan prosedur dan keamanan latihan (zero accident),” ujarnya. (at)