Jumat, 4 April 2025

Penerbang TNI AL Pelatihan Drone ScanEagle untuk Kesiapan Operasi

Jakarta, IDM โ€“ย Sejumlah prajurit dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) mengikuti pelatihan dan pemantapan operasional pesawat nirawak atau drone (UAS) ScanEagle dari Amerika Serikat.

Pelatihan tersebut dibuka oleh Komandan Komando Latihan Puspenerbal (Dankolat Penerbal) Kolonel Laut (P) Moh Mashabi di Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (15/7).

Mashabi mengungkapkan, sejumlah prajurit penerbang TNI AL yang mengikuti pelatihan tersebut akan mempelajari materi-materi latihan yang terdiri dari penerapan prosedur perawatan, pemeliharaan, dan operasional drone ScanEagle.

Baca Juga:ย KSAD Kepada Para Perwira Muda, Jangan Main Fisik ke Anak Buah

“Pelatihan ini bertujuan membekali kemampuan prajurit penerbang TNI AL dalam melaksanakan operasi, khususnya (mengawaki) drone ScanEagle dengan maksimal,” ujar Mashabi, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Selasa (16/7).

Selain dapat menggunakan sarana dan prasarana drone ScanEagle secara optimal, Mashabi berharap melalui pelatihan ini dapat melatih kemampuan individu prajurit penerbang TNI AL, baik dalam perawatan maupun ketika mengoperasikan pesawat nirawak.

Puspenerbal
(Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

“Diharapkan diadakannya pelatihan ini dapat membentuk kader-kader berkemampuan yang tersertifikasi serta tercapainya pemahaman tentang teknik dan prosedur pemeliharaan dan operasional,” pungkasnya.

Menganai ScanEagleย sendiri, drone ini memiliki spesifikasi panjang 1,5 meter, rentang sayap 3,1 meter, dan muatan 3,4 kg. Drone dengan MTOW 22 kg ini digerakkan dengan mesin piston modelย pusherย berdaya 15 hp.

Baca Juga:ย Dilantik, 417 Perwira Muda TNI AD Akan Ditempatkan di Seluruh Indonesia Termasuk Papua

Kecepatan terbang jelajahย ScanEagleย berada di kisaranย 111 km per jam dan kecepatan maksimum 148 km per jam. Batas ketinggian terbang mencapai 5.950 m.ย ScanEagleย sanggup terbang di udara dengan ketahanan (endurance)ย lebih dari 24 jam.

Untuk menerbangkanย ScanEagleย digunakan sistem rel peluncur. Hal ini dikarenakan drone itu tidk dilengkapi sistem roda dan payung pendarat. ScanEagleย didaratkan dengan menggunakan metode kabel penangkap (SkyHook)ย yang mengait bagian ujung sayap (winglet).

Sedangkan untuk muatan,ย ScanEagleย dilengkapi kamera inframerah gelombang pendek garapan Goodrich Sensors dan sensor termal DRS E6000 beresolusi tinggi 640×480 piksel. (at)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer