Iran akan Respons Serangan Israel dengan 'Tepat'

Jakarta, IDM – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa pihaknya tidak menginginkan perang tapi akan menanggapi serangan Israel dengan 'tepat'.
"Kami tidak menginginkan perang, tetapi kami akan membela hak-hak bangsa dan negara kami. Kami akan memberikan respons yang tepat terhadap agresi rezim Zionis," ujarnya seraya menyampaikan bela sungkawa atas tewasnya empat tentara, melansir President.ir, Senin (28/10).
Baca Juga: Mesir Usulkan Gencatan Senjata Singkat di Gaza untuk Pertukaran Tawanan
Sementara, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi meminta agar Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) segera melakukan pembicaraan untuk membahas serangan Israel itu, yang merupakan balasan atas rentetan rudal balistik yang ditembakkan oleh Iran.
"Tindakan rezim Israel merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional dan semakin mengganggu stabilitas kawasan yang sudah rapuh," tulis Araqchi dalam suratnya kepada DK PBB, melansir The Guardian.
Baca Juga: Israel Luncurkan Serangan Balasan ke Iran
"Republik Islam Iran, sejalan dengan prinsip-prinsip yang tercantum dalam Piagam PBB dan berdasarkan hukum internasional, memiliki hak yang melekat untuk menanggapi serangan kriminal ini secara sah dan sah pada waktu yang tepat," sambungnya.
Pada Sabtu (26/10), Israel meluncurkan serangan udara ke Iran, yang diklaim menargetkan fasilitas militer. Keesokan harinya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut pasukannya telah melumpuhkan sistem pertahanan udara dan fasilitas produksi rudal Iran. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































