HANKAM

Aksi Fly Past Pesawat Tempur TNI AU Ramaikan Upacara Pisah Sambut Presiden RI di Istana Merdeka

Aksi fly past
Aksi fly past pesawat tempur TNI AU di upacara pisah sambut Presiden RI di Istana Merdeka. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Upacara pisah sambut Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-8 Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10) semakin semarak dengan aksi fly past sejumlah pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Melansir keterangan Dispenau, Senin (21/10), pesawat-pesawat tempur yang dikerahkan terdiri dari pesawat tempur F-16 Fighting Falcon; Sukhoi Su-30 MK2; dan T-50i Golden Eagle. Fly past diawali dengan empat pesawat tempur yang kemudian disusul dengan satu pesawat lainnya.

Baca Juga: Daftar Pangdam dan Danrem yang Dimutasi Panglima TNI

Selain fly past, TNI AU juga dilaporkan mengerahkan sejumlah pesawat tempur untuk melakukan pengawalan (escort flight) terhadap pesawat Boeing 737 dari Skadron Udara 17. Pesawat Boeing dengan nomor registrasi A-7309 tersebut membawa Presiden ke-7 Jokowi beserta rombongan kembali ke Kota Solo.

Aksi fly past
Salah satu pesawat tempur TNI AU yang melakukan aksi fly past di upacara pisah sambut Presiden RI di Istana Merdeka. (Foto: Dok. Dispenau)

Untuk mendukung pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) RI pada 20 Oktober 2024, TNI AU diketahui mengerahkan beragam unsur alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki.

Selain pesawat tempur, Panglima Komando Operasi udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi mengungkap bahwa TNI AU juga menyiagakan pesawat intai, pesawat angkut, dan helikopter.

Baca Juga: Berangkat ke Singapura, Prajurit Armed TNI AD Belajar Roket Astros dan Himars

“Kemudian, kita juga menyiapkan 8 pesawat angkut, baik itu pesawat Boeing. Boeing ini ada dari Skadron 5, Boeing intai (yang lengkap) dengan kameranya bisa mengawasi ibu kota selama pegerakan di bawah (darat),” jelas Pangkoopsudnas usai memimpin apel kesiapan satuan tugas udara (Satgasud) pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang digelar di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, seperti dikutip dari tayangan kanal YouTube Kompas, Kamis (17/10).

Selain itu, TNI AU juga dilaporkan mengerahkan 8 helikopter berjenis Caracal EC-725, H225M, dan Super Puma yang berasal dari Lanud Atang Sendjaja. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.