Jakarta, IDM โย ย TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan dua unit pesawat hercules dari Skadron Udara 32 Wing 2 Lanud Abdulrachman Saleh, masing-masing dengan nomor registrasi A-1316 dan A-1323 untuk mendukung pelaksanaan latihan penerjunan Container Delivery System (CDS) dan Airborne pasukan militer Jepang.
โPenerjunan CDS dan Airborne tersebut merupakan bagian dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2024 yang diselenggarakan dari 26 Agustus hingga 6 September 2024,โ jelas Komandan Skadron Udara 32, Letkol Pnb Fandi Abdillah Pulungan dikutip dari laman resmi TNI AU, Senin (2/9).
Baca Juga: Major General David Neo, KSAD Singapura yang Lulus dari Seskoad
Dalam praktiknya, penerjunan CDS dan Airborne digelar di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatera Selatan, Kamis (29/8). Kedua kegiatan tersebut menjadi elemen penting dalam latgabma ini yang dapat menguji kesiapan serta kemampuan prajurit dalam operasi terjung payung yang kompleks serta strategis.
Penerjunan CDS menggunakan peralatan canggih untuk memastikan efektivitas dan keamanan selama proses terjun. Sementara itu, penerjunan Airborne berfokus pada kecepatan dan ketepatan dalam menempatkan pasukan di medan operasi.
Baca Juga: KRI I Gusti Ngurah Rai Berlayar ke Australia untuk Latma Kakadu 2024
Secara umum, latihan gabungan bersama Super Garuda Shield 2024 diikuti oleh sebanyak 11 negara, meliputi Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Australia, Prancis, Kanada, Singapura, Thailand, Korea Selatan, dan Selandia Baru.
Melalui latgabma ini, angkatan bersenjata negara-negara peserta dapat meningkatkan interoperabilitas dan kerja sama mereka. โLatgabma Super Garuda Shield 2024 diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan diplomatik antarnegara peserta, tetapi juga meningkatkan kemampuan operasional masing-masing angkatan bersenjata dalam menghadapi tantangan global,โ pungkas TNI AU. (yas)