Minggu, 6 April 2025

KRI Diponegoro Bersama Bangladesh dan Yunani Latihan Kendali Helikopter di Laut Mediterania

Jakarta, IDM โ€“ย KRI Diponegoro-365 bersama dua unsur kapal perang negara Bangladesh (BNS Sangram F-113) dan Yunani (HS Kountouriotis F-462) menggelar latihan kendali helikopter (air coordinator handover-takeover) di Laut Mediterania, Lebanon, Kamis (25/7).

Latihan yang turut melibatkan unsur udara dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) HS-1305 Panther ini dilakukan sebanyak tiga skenario serah terima kendali, yaitu KRI Diponegoro kepada HS Kountouriotis, lalu HS Kountouriotis kepada BNS Sangram. Kemudian, dari BNS Sangram kepada KRI Diponegoro.

Baca Juga:ย Momen Bersejarah, Indonesia Kibarkan Bendera Merah Putih di Perbatasan RI-Malaysia

“Serah terima kendali melalui beberapa tahapan, yaitu memberikan vektor pergerakan, established communication, hold in my gadget, handover-takeover, dan pernyataan pemegang kendali helikopter,” ujar Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O UNIFIL Letkol Laut (P) Wirastyo, dikutip dari laman TNI AL, Sabtu (27/7).

Wirastyo menjelaskan, latihan ini bertujuan menyamakan persepsi dalam pengendalian helikopter sekaligus menguji kemampuan dari air coordinator, radar udara hingga alat komunikasi setiap unsur MTF 448 UNIFIL.

“Uji kemampuan alat komunikasi ini untuk melatih unsur MTF 448 UNIFIL menghadapi serangan elektronika berupa GPS jamming dan spoofing yang terjadi di area of maritime operation yang sangat berpengaruh terhadap keselamatan kapal dan helikopter,” jelasnya.

Baca Juga:ย Danlanud Abd Saleh: Interoperabilitas TNI AU dan US PACAF Meningkat Usai Latma Cope West 2024

Adapun KRI Diponegoro bertugas bersama MTF UNIFIL di perairan Lebanon sejak awal 2024. Kapal perang TNI AL itu berlayar dari Jakarta ke Lebanon sejak akhir 2023 menggantikan KRI Frans Kaisiepo-368 yang sebelumnya bertugas bersama Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N UNIFIL.

Satgas MTF di Lebanon bertugas memelihara perdamaian di sepanjang perbatasan Lebanon dan Israel bersama satuan tugas UNIFIL lainnya. Beberapa tugas yang diemban, seperti berpatroli di perairan, sepanjang perbatasan, mencegah masuknya senjata secara ilegal, dan menggelar pelatihan untuk prajurit Angkatan Laut Lebanon. (at)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

TNI AL Siapkan Operasi Bantuan Kemanusiaan untuk Myanmar dan Thailand

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan memimpin Gelar Kesiapan Operasi Bantuan Kemanusiaan Luar Negeri, untuk korban terdampak gempa bumi di Myanmar dan Thailand. Kegiatan tersebut berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, (31/3).

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer