Senin, 7 April 2025

Sebanyak Lima Anjing Pelacak di Ekuador Mendapat Penghargaan Militer

Jakarta, IDM โ€“ย Badan intelijen Ekuador memberikan penghargaan kepada lima anjing militer atas pengabdian mereka dan kesuksesannya dalam menggagalkan ‘kejahatan terorganisir’ yang dilakukan oleh jaringan geng ternama.

Dilansir dari AP, Selasa (4/6), kelima anjing itu bernama Dayco, Amanda, Apolo, Zeus dan Maly. Mereka mendapatkan penghargaan atas pengabdian mereka saat upacara brigade intelijen militer di Ibu Kota Ekuador, Quito pada beberapa waktu lalu.

Dalam upacara tersebut, anjing-anjing itu mendemonstrasikan kepiawaian mereka saat bertugas. Apolo bersama seorang personil menghampiri sekelompok orang, dan salah satu dari mereka melarikan diri dengan kecepatan penuh. Apolo langsung mengejar dan menjatuhkannya ke tanah. Saat digeledah, pria itu membawa narkoba.

Baca Juga:ย Tim Ahli PBB Serukan Semua Negara Akui Palestina

Ketika giliran Zeus, ia diperintahkan pergi ke sebuah kendaraan yang diparkir, lalu mengelilinginya. Ia pun berhasil menemukan bahan peledak di ban bagian kiri belakang.

anjing
(Foto: Dok. X/Ejรฉrcito Ecuatoriano)

“Anjing-anjing itu telah memainkan peran penting dalam keamanan publik dan perang melawan kejahatan terorganisir,โ€ kata Kolonel Santiago Salazar, Komandan Brigade Intelijen Umum Calicuchima.

โ€œKami ingin memberikan penghormatan dan pengakuan yang adil kepada anjing-anjing atas peran mereka dalam operasi militer yang semakin intensif setelah deklarasi konflik bersenjata internal sebagai tanggapan terhadap kekerasan geng,” tambahnya.

Baca Juga:ย Cina Bantah Telah Desak Banyak Negara untuk Tidak Hadiri KTT Perdamaian

Deklarasi yang dimaksud Salazar itu terkait diizinkannya pihak militer Ekuador dan unit anjing pelacak untuk berpartisipasi bersama polisi dalam mengendalikan ketertiban umum dan melakukan penggeledahan di jalan hingga penjara sejak awal tahun, di tengah meningkatnya kekerasan geng.

Sejak awal tahun 2021, Ekuador telah diguncang oleh serangan geng kriminal yang terkait dengan kartel di Kolombia dan Meksiko, yang berusaha untuk menguasai rute dan wilayah perdagangan narkoba. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

TNI AL Siapkan Operasi Bantuan Kemanusiaan untuk Myanmar dan Thailand

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan memimpin Gelar Kesiapan Operasi Bantuan Kemanusiaan Luar Negeri, untuk korban terdampak gempa bumi di Myanmar dan Thailand. Kegiatan tersebut berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, (31/3).

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer