Langit tidak membedakan siapa yang berhak menggapainya. Kesempatan terbuka bagi siapapun yang siap dan mampu menghadapi setiap tantangan. Tidak peduli laki-laki atau perempuan, mereka menapaki proses dan memiliki hak yang sama. Letda Tek Qorinna menjadi bukti nyata bahwa perempuan juga dapat ditempa dengan standar yang setara untuk menjadi seorang penerbang TNI Angkatan Udara yang andal dan profesional.
Sebanyak 15 siswa Sekolah Kejuruan Bintara (Sejurba) Polisi Militer TNI Angkatan Udara (POM TNI AU) Angkatan ke-43 Tahun 2026 resmi memperoleh Baret Biru sebagai tanda berakhirnya rangkaian pendidikan yang telah mereka tempuh.
Serda Vera Febrianti, Wanita Angkatan Udara (Wara) yang juga atlet modern pentathlon Indonesia meraih medali emas pada ajang UIPM 2025 South East Asian Championship di Thailand.
Korps Wanita TNI AU (Wara) menggelar peringatan HUT ke-62 yang mengusung tema “Dengan Semangat Karya Bhakti Sakti Sejati, Wara sebagai Prajurit Profesional Siap Mewujudkan TNI AU yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis”.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Wanita Angkatan Udara (Wara), Ketua Umum PIA Ardhya Garini, Isa M. Tonny Harjono, memberikan pembekalan inspiratif kepada ratusan personel Wara di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (6/8).
Sebanyak 277 orang mengikuti kegiatan donor darah yang digelar oleh Batalyon Kesehatan Detasemen Markas Besar TNI Angkatan Udara (Mabesau) di Gedung Serba Guna Soeharnoko Harbani, Cilangkap, Jakarta, Senin (15/7).
Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan dari keluarga besar TNI Angkatan Udara (TNI AU). Di awal pembentukannya pada 12 Agustus 1963, Wara merupakan realisasi dari emansipasi wanita dan persamaan hak serta kewajiban para wanita dalam upaya bela negara.
Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang mengerahkan sejumlah srikandi Wanita Angkatan Udara (WARA) di bandara Internasional Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang, Kamis (18/4).
Personel TNI AU tidak hanya didominasi oleh laki-laki saja, tetapi juga personil wanita yang biasa disebut dengan Wara (Wanita Angkatan Udara). Wara sendiri dibentuk pada tanggal 12 Agustus 1962 oleh Deputi Menteri/Panglima Angkatan Udara Urusan Administrasi Laksamana Muda Udara Suharnoko Harbani yang mendapat tugas dan wewenang dari pimpinan TNI Angkatan Udara saat itu.
Sebanyak 177 siswa mengikuti pendidikan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Angkatan ke-30. Ratusan siswa itu terdiri dari 20 siswa Wanita Angkatan Udara (Wara) dan 157 siswa pria.