Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa tahap kedua perjanjian damai Israel-Hamas dimulai. Hal ini ia ungkapkan setelah Hamas membebaskan 20 tawanan Israel yang masih hidup pada beberapa waktu lalu.
Pemerintah didesak untuk segera mengambil langkah antisipatif, khususnya evakuasi WNI dari wilayah rawan konflik militer antara Israel dan Iran, yang pecah sejak 13 Juni lalu.
Israel dan Iran saat ini sedang saling serang melalui serangan udara. Israel yang menyerang terlebih dahulu, langsung dibalas Iran selang beberapa jam. Tel Aviv, Ibu Kota Israel dihujani ratusan rudal balistik Iran yang menghancurkan lokasi strategis.
Hamas bersedia untuk merundingkan kesepakatan komprehensif guna mengakhiri perang di Gaza dan menukar semua sandera Israel dengan warga Palestina yang ditahan Tel Aviv.
Hamas dan Israel kembali melakukan pertukaran sandera. Ratusan tawanan Palestina dibebaskan dari Tel Aviv dan ditukar dengan empat jasad sandera Hamas.
Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan bahwa serangan rudal yang ditembakkan dari Yaman menghantam wilayah Israel Tengah dan menyebabkan 14 orang luka ringan.
Hamas meluncurkan serangkaian roket ke Tel Aviv pada Senin (7/10), bertepatan pada peringatan satu tahun perang di Gaza yang menewaskan lebih dari 41 ribu orang.
Houthi meluncurkan sebuah pesawat nirawak atau drone buatan Iran ke Tel Aviv, Israel untuk pertama kalinya dan menyebabkan satu orang tewas serta 10 orang lainnya terluka.
Angkatan Udara (AU) Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) siap ambil bagian dalam latihan militer gabungan di Yunani. Sesuai agenda, latgab ini juga akan melibatkan personel AU dari Amerika Serikat (AS), Kanada, Slovakia, Spanyol, dan Siprus. Kabar ini diungkap sumber…