Serbia, sekutu lama Rusia, kini memilih untuk bergabung dalam platform yang dipimpin Ukraina mengenai reintegrasi Krimea. Langkah itu menunjukkan bahwa Serbia telah beralih untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan negara tersebut.
Komandan militer Serbia mendesak NATO dan badan internasional lainnya untuk segera meningkatkan langkah-langkah konkrit dalam melindungi etnis Serbia di Kosovo. Menurutnya, organisasi internasional tersebut belum memenuhi kewajiban dan tugasnya dalam menyelesaikan konflik di Kosovo.
Pasukan penjaga perdamaian NATO khusus untuk Kosovo atau KFOR, menyatakan siap siaga untuk menghadapi kemungkinan pecahnya konflik antara Kosovo dengan Serbia yang menjadi semakin intens.
Sekitar 30 orang anggota pasukan penjaga perdamaian Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) terluka dalam bentrokan dengan demonstran Serbia di perbatasan utara Kosovo pada Senin (29/5). Pasukan penjaga perdamaian NATO khusus untuk Kosovo atau KFOR, mengecam insiden yang melukai pasukannya tersebut.
Presiden Serbia Aleksandar Vucic memerintahkan pasukan tentara nasionalnya untuk siap siaga tempur di wilayah perbatasan Kosovo. Dekrit tersebut diputuskan setelah beberapa kelompok etnis melakukan kericuhan yang berujung pada konflik.
Deputy Commander Sector East Kolonel Kav. Harri Purnomo menghadiri acara pemberian medali kehormatan atau biasa disebut "Medal Parade" kepada Serbia Battalion di lapangan upacara Serbia Batt UNP 9-66, Lebanon Selatan, Minggu (23/3).
Enam negara Balkan mendapatkan kesempatan yang lebih konkret untuk bergabung dengan dengan Uni Eropa (UE). Isu Perluasan ini pun masuk sebagai agenda utama saat para pemimpin UE dan negara-negara Balkan bertemu di Tirana, Albania, Selasa (6/12).