
TNI AD Fokus Pembinaan Mental dan Rohani Prajurit
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan TNI AD akan terus fokus melakukan pembinaan mental dan rohani prajurit.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan TNI AD akan terus fokus melakukan pembinaan mental dan rohani prajurit.

Sebanyak 14.200 personel TNI AD dari Kodam III/Siliwangi berkumpul di Bandung, Jawa Barat, Selasa (24/2). Mereka akan mendengarkan pengarahan langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak tentang pentingnya menjaga semangat pengabdian, integritas, dan profesionalisme.

TNI AD berupaya mewujudkan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto jadi rumah sakit militer berkelas dunia.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja (Laiklambangja) Tahun Anggaran 2026 di Mabesau, Jakarta, Kamis (19/2).

Lima negara bersedia mengirim prajurit mereka sebagai pasukan stabilisasi internasional (ISF) untuk Jalur Gaza, Palestina.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyerahkan bantuan kepada ahli waris 23 prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat tanah longsor saat latihan di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat.

Menembus medan yang berat berupa pegunungan yang terjal, prajurit TNI AD dari Kodam VI/Mulawarman (Mlw) bergerak cepat merespons laporan kecelakaan pesawat milik PT Pelita Air Service 7101 jenis Air Tractor AT-802 nomor registrasi PK-PAA yang jatuh di wilayah pegunungan Pa Remayo, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2).

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Jakarta Pusat, Rabu (18/2), untuk menyampaikan dukungan moril ke keluarga 23 prajurit Marinir.

Operasi besar-besaran pencarian prajurit Marinir korban longsor di Cisarua resmi berakhir. Tim Basarnas beserta pemerintah daerah memutuskan untuk menarik mundur personel dari lokasi kejadian setelah memastikan seluruh target pencarian telah terevakuasi dari timbunan material.

Kepastian identitas empat prajurit Marinir korban longsor Cisarua kini bergantung pada hasil uji laboratorium. Tim DVI Polri berpacu dengan waktu melakukan identifikasi DNA setelah sidik jari para korban tak lagi memungkinkan untuk dipindai akibat kondisi jenazah yang tidak utuh.