
Di Hadapan Pasis, Panglima TNI: Kita Harus Siap Perang Untuk Damai
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mewanti-wanti perkembangan geopolitik yang dinamis belakangan ini. Para prajurit dituntut adaptif dan responsif terhadap ancaman.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mewanti-wanti perkembangan geopolitik yang dinamis belakangan ini. Para prajurit dituntut adaptif dan responsif terhadap ancaman.

Korea Utara (Korut) akan meluncurkan strategi "terkeras" untuk melawan Amerika Serikat (AS) demi keamanan dan kepentingan nasionalnya di tahun 2025.

Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menyerukan pasukan militer negaranya untuk siap perang, di tengah meningkatnya ancaman regional yang dipicu oleh Amerika Serikat (AS).

Amerika Serikat (AS) kembali memperingatkan Korea Utara (Korut) atas dukungannya terhadap Rusia, yang diyakini terus memasok senjata demi perang melawan Ukraina.

Perang asimetris dan perang yang tidak terbatas mengandalkan kecanggihan teknologi, komunikasi, unsur militer, aspek nirmiliter dan didukung kehadiran revolusi industri 5.0. Dalam pelaksanaan tugas operasi, satuan Infanteri harus adaptif terhadap spektrum ancaman dengan berevolusi untuk memenangkan pertempuran.

Sejak dahulu kapal rumah sakit berperan besar dalam menyelamatkan nyawa. Namun, apakah boleh menyerang kapal rumah sakit saat sedang perang?

Natuna, IDM - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal TNI Muhammad Herindra pada hari Kamis, (10/12) lalu telah mengunjungi tiga satuan tempur TNI yang bertugas dalam pengamanan pulau terluar di Natuna. Satuan TNI yang dikunjungi oleh Kasum TNI itu…