Upaya atasi permasalahan di wilayah Papua terus dilakukan TNI Angkatan Darat. Melalui seminar yang dibuka oleh Wakil KSAD Letjen Agus Subiyanto, TNI AD mendorong penyelesaian konflik secara tepat, aman, dan damai.
Ada sebuah pemandangan yang langka di sebuah daerah yang terletak di pedalaman Papua, dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana tidak menyurutkan semangat anak-anak untuk sekolah sebagai bekal meraih cita-cita dimasa depan, karena Pendidikan adalah pilihan untuk meraih mimpi.
Skadron Udara 27 menggelar latihan terbang malam di Lanud Manuhua Biak, Papua, Rabu (6/9) untuk meningkatkan profesionalisme dan kualifikasi para penerbang.
Belum lama ini, tepatnya pada 28 Agustus 2023 lalu, Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua kembali melakukan aksi pembunuhan keji terhadap masyarakat Papua. Kali ini korbannya adalah aktivis kemanusiaan Papua, Michelle Kurisi Doga, yang dibunuh di Distrik Kolowa, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah menyampaikan kepada seluruh prajurit Yonif Raider Khusus (RK) 762/Vira Yudha Sakti (VYS) untuk tidak mengeluh apabila ditugaskan/ditempatkan di wilayah Papua.
Setelah berhasil keluar sebagai juara dalam turnamen Piala KASAD tahun 2023 wilayah Kodam XVII/Cenderawasih, delapan orang putra putri Papua kini berangkat melaksanakan Pendidikan Bintara PK TNI AD tahun 2023 di Bandung, Jawa Barat. Delapan calon prajurit TNI AD itu diberangkatkan dari Bandara Sentani Jayapura, Papua, Rabu (23/8/2023).
Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono menilai strategi tempur dan pendekatan yang dijalankan TNI di Papua perlu ditinjau ulang lantaran situasi tak kunjung kondusif.
Menyusul rencana Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma'ruf Amin berkantor di Papua awal September 2023 mendatang, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meminta prajuritnya agar meningkatkan kewaspadaannya.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan bahwa keberadaan satuan TNI yang ditempatkan di Papua bukan bertujuan untuk memerangi rakyat Papua, melainkan untuk membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.
Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Bambang Ismawan mengatakan Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI masih memiliki tugas berat. Salah satunya adalah pembebasan sandera di Papua.