Emansipasi wanita sebagai implementasi Hari Kartini, diwujudkan Komando Operasi TNI (Koops TNI) HABEMA bersama para Kartini Papua (para perempuan Papua) dalam peringatan Hari Kartini yang mengusung tema “Bangkit Semangat Berjuang Membangun Indonesia, Perempuan Papua Hebat”.
Walaupun dalam kondisi tak menggunakan alas kaki, namun anak-anak di Papua tetap bersemangat sekolah. Hal ini menggugah para prajurit TNI yang bertugas mengapresiasi mereka dan hadir membantu mereka.
Sejak tanggal 3 April 2024 sampai sekarang, Komando Operasi TNI (Koops TNI) Habema melaksanakan giat teritorial di enam wilayah Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Keenam wilayah tersebut meliputi Distrik Mbuwa, Distrik Yigi, Distrik Dal, Distrik Mugi, Distrik Mapenduma, dan Distrik Paro.
Mempersiapkan program Ketahanan pangan secara bertahap Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kodam XVII/Cenderawasih berkolaborasi menyiapkan lahan kurang lebih 500 hektare di Papua.
TNI membeberkan alasan menembak mati salah satu pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Abubakar Kogoya saat kontak tembak aparat keamanan gabungan TNI-Polri dengan KKB di wilayah Distrik Tembagapura Mimika Papua pada Kamis kemarin.
Hal kecil tapi sangat berkesan, mungkin kata ini pantas diucapkan untuk prajurit Satgas Pamtas Mobile Yonif 509 Condromowo Kostrad, Koops Habema, pimpinan Lettu Inf Fardana yang berinisiatif menawarkan kepada anak-anak Papua agar rambut mereka di pangkas.
Satgas Pamtas RI-PNG Mobile dari Yonif 323 Kostrad menggelar pelayanan kesehatan gratis untuk warga Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (26/3). Pelayanan kesehatan gratis ini diinisiasi oleh Pasukan Buaya Putih Kostrad sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Papua.
Usai menyelesaikan tugas operasi di Papua, prajurit Satgas Yonif 330 Kostrad menerima tanda kehormatan Satyalancana (SL) Wira Dharma. Penghargaan ini diberikan langsung secara simbolis oleh Pangkoops TNI "Habema", Brigjen TNI Lucky Avianto kepada Mayor Inf Dedy Pungky Irawanto selaku Dansatgas Pamtas Mobile Yonif 330 Tri Dharma Kostrad, bertempat di lapangan Mayonif 754/ENK, Timika, Papua Tengah, beberapa waktu lalu.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat tindak kekerasan yang dilakukan oleh prajurit TNI dari Yonif 300/Raider di Papua.