Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang meminta prajurit di Papua terus waspada. Hal ini dikatakannya saat meninjau langsung kesiapsiagaan prajurit yang melaksanakan tugas di daerah Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah beberapa waktu lalu.
Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang resmi menjabat Pangdam XVII/Cenderawasih. Saat upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Febriel menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan, terutama yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat.
Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang resmi menjabat sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta.
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, bersama Surry Amrin Ibrahim menghadiri kunjungan rombongan Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) yang bersinergi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Provinsi Papua.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, secara resmi menutup Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri Gelombang II TA 2025 dan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Gelombang I TA 2026.
Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, bersama Kapolda Papua Irjen Patrige R. Renwarin, melaksanakan pemantauan langsung perayaan dan ibadah Natal di sejumlah gereja di Kota Jayapura.
Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Pengamanan Natal, Tahun Baru, dan Kesiapsiagaan Bencana Alam di Lapangan Cenderawasih Makodam XVII/Cenderawasih.
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum prajurit terhadap masyarakat.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, meninjau langsung aktivitas Koperasi Desa Merah Putih di Kampung Walesi, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Jayawijaya resmi ditutup oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim.