
TNI Tidak akan Tinggal Diam Jika Situs Bersejarah Dirusak
Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Niko Fahrizal memastikan TNI tidak akan tinggal diam jika situs-situs sejarah dirusak.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Niko Fahrizal memastikan TNI tidak akan tinggal diam jika situs-situs sejarah dirusak.

Kodam Iskandar Muda (IM) kembali menerima satu pucuk senjata api (senpi) jenis M-16 A1 beserta satu buah magazen sisa konflik Aceh. Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal mengatakan dengan penyerahan ini total sudah 25 pucuk senpi dari berbagai jenis yang diserahkan masyarakat sejak kepemimpinannya.

Prestasi membanggakan diraih 78 anak yatim di Aceh. Mereka berhasil lulus Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2025 dan resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada).

Hari Selasa, (4/3) kemarin Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, menerima empat pucuk senjata api (Senpi) dari Komandan Korem (Danrem) 012/Teuku Umar, Kolonel Inf Benny Rahadian.

TNI mengirim 467 personel Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL Yonif 114/SM untuk bertugas dalam misi perdamaian PBB di Lebanon. Keberangkatan para prajurit ini dilepas langsung oleh Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, pada Jumat (21/2).

Di era digital akses informasi yang cepat merupakan hal penting bagi masyarakat. Untuk itu, Kodam Iskandar Muda menginisiasi layanan jaringan nirkabel (wifi) gratis, AcehLink di berbagai lokasi strategis.

Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional khususnya di Provinsi Aceh, Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayjen TNI Niko Fahrizal bertemu Dewan Pengawas Bulog di Makodam IM pada Jumat (10/1) siang.

Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayjenl TNI Niko Fahrizal mengungkapkan ada 180 prajurit yang gugur dan 377 orang keluarga TNI yang terdampak bencana tsunami Aceh 20 tahun silam.

Sebanyak 450 prajurit dari Kodam Iskandar Muda (IM) Yonif 112/Dharma Jaya dikirim ke Papua. Mereka akan bertugas menjadi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia - Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG). Pemberangkatan sendiri berlangsung di Pelabuhan Krueng Geukeuh, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (17/11).

Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M. memastikan TNI AD khususnya Kodam IM berkomitmen untuk menjadi garda terdepan membantu penanggulangan bencana. Karena hal ini ia membentuk Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB).