Jakarta, IDM โ Sebanyak 450 prajurit dari Kodam Iskandar Muda (IM) Yonif 112/Dharma Jaya dikirim ke Papua. Mereka akan bertugas menjadi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG). Pemberangkatan sendiri berlangsung di Pelabuhan Krueng Geukeuh, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (17/11).
Pangdam IM, Mayjen TNI Niko Fahrizal saat melepas keberangkatan mengatakan nantinya para prajurit ini dikirim menuju lokasi daerah latihan terlebih dahulu dimana seluruh personel akan mengikuti latihan pra-penugasan selama satu bulan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Sanggabuana di wilayah Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Papua Nugini Jadi Tujuan Akhir KRI Wahidin di Pasifik Selatan
“Latihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis, taktis, dan mental para prajurit sebelum menghadapi tantangan di medan tugas sebenarnya,” kata Niko dalam keterangannya, Senin, (18/11).
Lebih lanjut ia menyampaikan apresiasi atas kesiapan personel Yonif 112/DJ dalam mengemban tugas negara.
Baca Juga: Pasukan 323 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis di Sela Kegiatan Operasi Pengamanan Perbatasan
โPenugasan operasi bagi personel Yonif 112/DJ merupakan suatu kebanggaan karena negara mempercayakan tugas kemiliteran kepada kalian, saya yakin dengan dilandasi niat, kesungguhan serta kemampuan sebagai seorang prajurit yang profesional, tugas ini akan dapat diselesaikan dengan baik, sehingga harapan saya seluruh personel dan materiil yang saat ini berangkat sampai dengan kembali harus lengkap dan aman,” katanya.
“Saya mengucapkan selamat melaksanakan tugas ke wilayah Papua, hal ini merupakan suatu amanah, kehormatan sekaligus kepercayaan yang harus dijawab dengan karya, penuh semangat, dedikasi dan disiplin dalam menjalankan tugas operasi,” tambahnya. (rr)