Namanya Mbah Sarno (84), seorang veteran pejuang yang hidup di bangunan bekas kandang ayam di Dusun Susukan II, Desa Genjahan, Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Sejak ditinggal istrinya yang meninggal dan tanpa anak, ia hidup sebatang kara selama 15 tahun dan menderita sakit prostat.