Italia resmi menyerahkan kapal induk Giuseppe Garibaldi kepada Indonesia dalam seremoni serah terima di Dermaga 106-107, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (24/9). Prosesi tersebut ditandai dengan penurunan bendera Italia dan pengibaran Bendera Merah Putih di atas geladak kapal yang selanjutnya resmi menjadi Kapal Republik Indonesia (KRI) Sriwijaya-100.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan bahwa KRI Sriwijaya-100 siap bertugas yang fokus pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Kapal induk eks Angkatan Laut Italia ITS Giuseppe Garibaldi (C551) resmi diberi nama KRI Sriwijaya-100. Seremoni reflagging, shipnaming dan pengukuhan komandan kapal dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Dermaga 106-107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9).
Penamaan kapal induk bekas Italia, ITS Giuseppe Garibaldi (C551), mengacu pada sejarah besar kemaritiman Nusantara. TNI AL menyiapkan nama berunsur historis tersebut untuk kapal perang raksasa itu.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9). Kedatangan kapal perang ini merupakan upaya memperkuat kemampuan maritim Indonesia. Selain mendukung Operasi Militer Perang (OMP), Giuseppe Garibaldi yang akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya juga diproyeksikan mendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan.