Prajurit TNI AL akan mendapatkan kursus di Italia untuk persiapan operasional dua unit kapal patroli lepas pantai multiguna atau multipurpose Offshore Patrol Vessel (OPV) yang dipesan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dari Fincantieri.
Dalam upaya meningkatkan mobilitas dan efektivitas tugas, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI memberikan bantuan motor Trail KLX 150 kepada prajurit Yonarmed 12 Kostrad. Motor ini didistribusikan langsung oleh Komandan Batalyon Letkol Arm Tulus Widodo di Mako Yonarmed 12 Kostrad, Kel. Grudo, Ngawi, Jawa Timur, Rabu (17/4) kemarin.
Satu dari dua unit kapal patroli lepas pantai multiguna atau multipurpose Offshore Patrol Vessel (OPV) yang dipesan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dari Italia sejak Maret 2024, direncanakan tiba di Indonesia pada Oktober tahun ini.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menunjuk PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk mengerjakan perawatan serta modernisasi pesawat C-130 Hercules milik TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan adanya kemungkinan menambah kapal selam canggih dari negara produsen lainnya, meskipun Indonesia resmi akan memiliki dua unit Scorpene Evolved, asal Prancis.
Indonesia resmi akan merealisasikan pengadaan dua unit kapal selam Scorpene Evolved, usai penandatanganan kontrak antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dengan Naval Group dan PT PAL di Jakarta, pada pekan lalu.
Asisten Staf Operasi Panglima Koarmada (Asops Pangkoarmada) RI Laksamana Pertama Heri Tri Wibowo menyebut perlunya pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang sudah teruji dan saling mampu diintegrasikan untuk mengoptimalkan kemampuan perang kolaboratif.