TNI AL resmi kembali ke era "senjata berat". Kapal perang terbaru jenis Offshore Patrol Vessel (OPV), KRI Prabu Siliwangi-321, sukses melaksanakan uji tembak perdana meriam utama kaliber 127 mm.
KRI Prabu Siliwangi-321 menjalani coba pelayaran lanjutan di Italia, Rabu (14/1). Pengujian ini dilakukan sebagai bagian dari tahapan pemantapan sebelum kapal dinyatakan siap beroperasi.
KRI Prabu Siliwangi-321 menjalani uji pelayaran perdana dari galangan Fincantieri menuju dermaga North Side Arsenale Italian Navy, Kamis (8/1). Pelayaran ini menjadi yang pertama bagi kapal bersama pengawak baru di bawah komando Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja.
TNI AL resmi menerima unit kedua kapal Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) dari Italia, yakni KRI Prabu Siliwangi-321. Kapal ini menjadi unit kedua setelah sebelumnya TNI AL menerima kapal sejenis, KRI Brawijaya-320.
TNI AL akan memberangkatkan para prajurit calon awak KRI Prabu Siliwangi-321 ke Italia pada minggu ketiga November 2025. Keberangkatan ini menjadi bagian dari proses persiapan pengambilan kapal perang baru milik TNI AL yang dibangun di galangan Fincantieri, Italia.
TNI AL mulai mempersiapkan keberangkatan prajurit ke Italia untuk pengambilan kapal perang terbaru sejenis FREMM. Puluhan calon awak KRI Prabu Siliwangi-321 kini memasuki tahap pelatihan Kesatuan Persiapan Pengambilan Kapal (KPPK) di Surabaya, Senin (13/10).
TNI AL mengirim dua perwira sebagai observer dalam latihan penyelamatan kapal selam atau Italian Submarine, Escape, and Rescue Exercise (IT-SMEREX) 2025 yang berlangsung di Teluk Taranto, pada 22-26 September.
Isu rencana Indonesia memiliki kapal induk belakangan menarik perhatian publik. Salah satu yang santer diberitakan adalah kemungkinan TNI AL mengakuisisi ITS Giuseppe Garibaldi, kapal induk milik Angkatan Laut Italia yang sudah pensiun dari dinas aktif.
KRI Brawijaya-320, kapal perang modern dan terbaru TNI AL tiba di Surabaya, Rabu (10/9). Kedatangannya disambut langsung oleh Pangkoarmada II Laksamana Muda I Gung Putu Alit Jaya.