
Darah Garuda di Tanah Lebanon, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel
Duka menyelimuti Indonesia setelah satu prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian dunia gugur di Lebanon Selatan.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Duka menyelimuti Indonesia setelah satu prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian dunia gugur di Lebanon Selatan.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam keras konflik antara Israel dan Hizbullah yang menewaskan seorang prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon atau UNIFIL pada Minggu (29/3).

Pemerintah Indonesia akan memastikan repatriasi segera prajurit TNI yang gugur akibat serangan artileri tidak langsung Israel menghantam markas Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL, dekat Adchit Al Qusayr, pada Minggu (29/3) petang waktu setempat.

Kelompok pemberontak asal Yaman, Houthi, turun gelanggang membantu Iran melawan Amerika Serikat-Israel sejak perang dimulai

Iran menyerukan agar negara-negara di kawasan Timur Tengah membentuk aliansi keamanan dan militer tanpa keterlibatan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Iran membantah telah menggelar perundingan dengan Amerika (AS). Hal itu diungkapkan menepis pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengklaim bahwa "percakapan yang sangat baik dan produktif" telah berlangsung untuk mengakhiri perang.

Serangan terbaru Israel terhadap Lebanon telah menewaskan tiga orang dan melukai 99 lainnya. Dengan demikian, total korban tewas menjadi 1.029 orang sejak 2 Maret lalu.

Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) menentang serangan gabungan dengan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu. Mereka berpendapat bahwa serangan itu lebih menguntungkan Israel daripada AS.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa sistem dan struktur politik negaranya tetap kuat, meskipun terdapat beberapa pejabat hingga pemimpin tertinggi tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Dalam konflik dengan Amerika Serikat (AS)-Israel, Iran dilaporkan telah membatasi jalur Selat Hormuz bagi pihak-pihak yang dianggap musuh. Namun, kini Iran nampak mengizinkan lebih banyak kapal melewatai Jalur itu walaupun jumlahnya sedikit.