Hamas menegaskan bahwa Israel harus menghormati kesepakatan gencatan senjata jika ingin semua sandera dibebaskan. Hal itu diungkapkan usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia akan "membiarkan kekacauan terjadi" jika mereka tidak dibebaskan.
Hamas akan mengembalikan tiga tawanan Israel dan ditukar dengan 183 tawanan Palestina. Pertukaran ini merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang bertujuan mengakhiri konflik antara keduanya.
Hamas mulai menyerahkan tiga orang Israel yang disandera di Gaza pada Kamis (30/1), sebagai bagian dari pertukaran dengan 110 sandera Palestina dalam tahap akhir kesepakatan gencatan senjata.
Konflik di Jalur Gaza selama 15 bulan telah menyebabkan krisis kemanusiaan dan menewaskan lebih dari 47.000 orang serta ribuan lainnya hilang di bawah reruntuhan.
Badan Kemanusiaan PBB atau OCHA mengatakan bahwa lebih dari 630 truk yang membawa bantuan kemanusiaan telah disalurkan untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza pada hari kedua gencatan senjata Hamas-Israel.