The Australian Strategic Policy Institute (ASPI), merilis penelitian bahwa Cina selangkah lebih maju dari negara-negara lain di dunia dalam persaingan global soal terkait teknologi yang tengah berkembang saat ini.
Kehadiran Amerika Serikat dan Cina dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 di Makassar, Sulawesi Selatan jadi sorotan publik. Pasalnya, tensi antara kedua negara tersebut tengah meningkat di Selat Taiwan dan Laut Cina Selatan.
Angkatan Laut Cina menekankan, perbedaan sistem pemerintahan dan aturan setiap negara, tidak menjadi “problem” untuk melakukan kerja sama dalam memperkuat prosedur penegakan keamanan maritim.
Angkatan Udara Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa sebanyak empat pesawat militer Cina dan empat pesawat Rusia telah memasuki Zona Pertahanan Udara Korea Selatan pada Selasa (6/6). Korsel langsung mengerahkan jet tempur untuk memperingati pesawat-pesawat tersebut.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Kirby menyebutkan bahwa Cina telah menunjukkan postur kekuatan yang semakin agresif. Hal ini terlihat dari manuver pesawat J-16 Cina yang membahayakan pesawat RC-135 AS di atas Laut Cina Selatan, bagian dari wilayah udara internasional.
Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menyebutkan bahwa kapal perang Luyang III (DDG 132) Cina telah melakukan tindakan konfrontatif, berupa berlayar mendekati kapal perusak AS dalam jarak hanya 137 meter.
Sekelompok mantan perwira Angkatan Udara Jerman diduga telah melatih pilot pesawat tempur Cina selama bertahun-tahun. Menanggapi dugaan tersebut, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengaku telah perintahkan pihak intelijen untuk melakukan penyelidikan.
Malaysia telah menahan kapal tongkang Cina yang diduga menjarah kapal perang HMS Prince of Wales dan HMS Repulse era Perang Dunia II yang karam di wilayah Laut Cina Selatan.
Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) menyebutkan bahwa Cina telah melakukan manuver agresif terhadap pesawat militer AS di atas Laut Cina Selatan yang merupakan wilayah udara internasional.
Cina dan Laos telah sukses menggelar latihan bersama (latma) militer Friendship Shield 2023 di sekitar wilayah perbatasan kedua negara. Latma ini disebut merupakan bentuk dari kerja sama yang di perkuat antara kedua negara sekaligus meningkatkan kemampuan militer memerangi terorisme di Asia Tenggara.