Personel Pos TNI AL (Posal) Logending Lanal Cilacap mendatangi Desa Srati, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Senin (7/9). Prajurit Korps Marinir tersebut menyalurkan 10 ribu liter air bersih untuk warga yang terdampak kemarau panjang.
TNI Angkatan Darat dari Kodim 1803/Fakfak mendistribusikan 10.000 liter air untuk masyarakat di Kampung Sisir dan Kampung Sosar, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, yang kekurangan air karena kemarau panjang.
Beberapa waktu lalu, warga di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dibuat heboh dengan kedatangan mobil Reverse Osmosis (RO) milik TNI Angkatan Darat dari Batalion Zeni Tempur 8/SMG. Mobil ini hadir menjawab keresahan mereka terkait kekurangan air bersih akibat kekeringan.
Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Mobile RI-PNG Batalion Infanteri (Yonif) 2 Marinir menggarap bak penampungan air bersih bersama warga Kampung Pasir Putih, Distrik Ekadide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Kamis (6/8). Pembangunan fasilitas ini untuk menyelesaikan persoalan krisis air bersih yang dialami warga setempat.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjadikan TNI sebagai kekuatan strategis yang tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi motor percepatan pemerataan pembangunan nasional.
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan bersama Universitas Pertahanan (Unhan) terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Program strategis ini diwujudkan dengan pembangunan sumur bor serta pemasangan instalasi mesin reverse osmosis (RO) di sejumlah titik vital.
TNI mengerahkan kendaraan khusus berteknologi reverse osmosis untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pascabanjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025.
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan terus bergerak dalam penanganan bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Salah satu langkah nyata adalah pemasangan mesin penjernih air di Desa Batu Hula, Kecamatan Batangtoru, Sumatra Utara, yang menjadi titik pengungsian korban banjir.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Satuan Peralatan Kodam Iskandar Muda (Paldam IM) membangun sumur bor guna membantu pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh pada beberapa waktu lalu.