
Panglima TNI: 79 Tahun Pengabdian Bukanlah Waktu yang Singkat
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan momentum HUT ke-79 TNI tanggal 5 Oktober 2024 mendatang adalah perjalanan pengabdian TNI yang dilalui bukan dalam waktu yang singkat.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan momentum HUT ke-79 TNI tanggal 5 Oktober 2024 mendatang adalah perjalanan pengabdian TNI yang dilalui bukan dalam waktu yang singkat.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyematkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pemberian penghargaan dilakukan di atas geladak KRI Radjiman Wedyodiningrat-992, Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Sabtu (28/09).

TNI memecahkan 7 rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) di momentum HUT ke-79. Penghargaan ini langsung diterima Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang didampingi para Kepala Staf Angkatan dari Jaya Suprana selaku CEO MURI bertempat di Lapangan Monas Jakarta Pusat, Minggu (22/9/2024).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memastikan akan memberikan reward dan apresiasi untuk prajurit yang berprestasi termasuk dalam pembebasan pilot Susi Air Captain Phillip Mark Mehrtens dari penyanderaan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sabtu, (21/9) kemarin.

Baru-baru ini, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto merotasi sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI. Rotasi ini berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1080/IX/2024 tanggal 11 September 2024 tentang pemberhentian dan pemberhentian dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Sebanyak 23 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) TNI Angkatan Udara (TNI AU) dirotasi dan dimutasi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyebut kepemimpinan presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode membuat TNI-Polri lebih maju, modern, dan profesional.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali merotasi dan mutasi sejumlah jabatan strategis terhadap 130 perwira tinggi (pati) TNI.

TNI AL membutuhkan kekuatan kapal bertonase besar yang “ocean going” atau berkemampuan tangguh untuk berlayar di samudra luas agar mampu bertempur di luar wilayah perairan Indonesia.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengucapkan terima kasih atas dukungan Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab (UAE) yang membantu pengiriman tenaga kesehatan (Nakes) Indonesia ke Gaza.