Sesuai Permintaan Panglima TNI, Kominfo Tutup 270 Situs Berita Radikal dan Intoleransi

Jakarta, IDM - Sesuai permintaan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi menutup ratusan situs yang terafiliasi dengan intoleransi dan radikalisme.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyebut total ada 270 situs berita yang ditutup.
"Situs terkait radikalisme dan intoleransi ada 270 situs berita, itu kita tutup. Kita melakukan itu dari surat Panglima TNI hasil input dari BAIS (Badan Intelijen Strategis)," kata Budi dikutip dari Republika saat di acara 'Sarasehan Pusterad dengan Media Massa Tahun 2023 di Gedung Chandraca, Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (23/10/2023).
Baca Juga: TNI AL Sukses Latihan Penembakan Dua Torpedo Kapal Selam
Menurut Budi, penutupan ratusan situs berdasarkan permintaan Panglima TNI tidak dilakukan begitu saja. Setelah mendapat permintaan, tim Kemenkominfo melakukan verifikasi. Setelah dirasakan betul situs itu mengajarkan paham radikalisme dan intoleransi maka Kemenkominfo langsung menutupnya.
"Kalau gak keterlaluan, gak kami take down. Kami punya tim verifikasi cek fakta. Kalau sering take down, rusak indeks demokrasi kita. Kalau situs terkait hal fundamental, seperti terorisme dan radikalisme, gak ada masalah," kata Budi.
Dia menjelaskan, Kemenkominfo tidak bisa dengan mudah menutup situs berita begitu saja. Hal itu lantaran setiap permintaan penutupan situs maka terekam di indeks Google.
Baca Juga: Wujud Peningkatan Kapabilitas, Instruktur Penerbang CN-295 Berhasil Lakukan Cargo Delivery System
Jika pemerintah Indonesia semakin banyak menutup situs maka indeks demokrasi bisa turun. Adapun jika situs itu berkaitan dengan fitnah, hoaks, ujaran kebencian, dan mengajarkan terorisme maka tidak berpengaruh terhadap indeks demokrasi suatu negara.
"Makanya kita tidak bisa terlalu sering men-take down situs, itu kalau men-take down, itu harus sesuai dengan indeks persepsi demokrasi dunia," kata Budi.
Dia juga mengungkap, Kemenkominfo selalu menjalin kerja sama dengan platform Google dan Meta untuk menangani situs judi online. Setiap muncul situs judi maka bisa langsung ditutup. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































