Jumat, 4 April 2025

Prabowo: 14 Pos Perbatasan RI dan Malaysia Telah Diaktifkan Kembali Pascacovid-19

Jakarta, IDM – Sebanyak 14 Pos Perbatasan RI dan Malaysia yang sebelumnya ditutup, telah diaktifkan kembali pascapandemi Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto saat melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Malaysia Datoโ€™ Seri Utama Haji Mohamad Bin Haji Hasan di sidang ke-43 General Border Committee (GBC) Malaysia-Indonesia (Malindo) di Jakarta, Kamis (12/10).

Hal ini merupakan salah satu pencapaian penting hubungan pertahanan kedua negara.

Baca Juga:ย Pesan KSAD di Korem 143/HO: Sinergi Jadi Kunci Keberhasilan

“Kami berhasil mengaktifkan kembali pos perbatasan bersama antara Angkatan Bersenjata Malaysia dan Tentara Negara Indonesia setelah penanggulangan pandemi Covid-19. Kita sudah hidupkan pos-pos perbatasan bersama yang tertutup karena Covid-19,” kata Prabowo.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Malaysia Dato’ Seri Utama Haji Mohamad Bin Haji Hasan di sidang ke-43 General Border Committee (GBC) Malaysia-Indonesia (Malindo) di Jakarta. (Foto: Tim Media Prabowo Subianto)

Kedua negara juga menjajaki kemungkinan penambahan pos lainnya. “Kami sedang berunding mungkin ada penambahan pos lagi,” kata Prabowo.

Pencapaian lain yang patut disoroti adalah keberhasilan mobilisasi patroli bersama antara instansi kedua negara melalui mekanisme coordinated patrol yang dilakukan secara bersama.

Baca Juga: Siap Perkokoh Kekuatan TNI AU, KSAU Tinjau Pusat Pembuatan Pesawat Tempur Rafale di Prancis

โ€œKerja sama dan hubungan erat antara Indonesia dan Malaysia sangat memberikan manfaat yang besar terhadap kedua negara dalam menjaga keamanan dan keselamatan di kawasan. Kami bertekad hubungan baik ini akan kami tingkatkan untuk mengokohkan kerja sama agar maksimal,โ€ kata Menhan Malaysia.

Sidang ke-43 GBC Malindo ini juga diisi dengan peluncuran buku 50th GBC Malindo. Buku ini mencatat sejarah pertemuan dan pencapaian GBC Malindo selama setengah abad, dan menggambarkan bagaimana kerja sama Indonesia dan Malaysia mengatasi berbagai tantangan dan ancaman yang perlu diperhatikan dan diwaspadai dengan sesama.

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer