Jumat, 4 April 2025

KSAU Sampaikan Sektor Utama Pemanfataan Ruang Angkasa di Space Summit Indo Defence 2022

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyampaikan sektor-sektor yang dikembangkan TNI AU dalam pemanfaatan ruang angkasa.ย 

Hal tersebut disampaikan Fadjar saat mengisi keynote speech pada Space Summit di Indo Defence 2022 Expo & Forum, JIExpo  Kemayoran, Jakarta, Kamis (3/11). 

Dalam paparannya, ia menyampaikan empat sektor utama yang dikembangkan secara signifikan oleh TNI AU dalam pemanfaatan ruang angkasa. Keempatnya meliputi pengembangan ,network centric warfare, komando siber, pengintaian dan kemampuan komunikasi, serta kerja sama luar angkasa.

Space Summit
(Dok. Dispenau)

“Sebagai Kepala Staf Angkatan Udara, saya telah menggarisbawahi sektor penting untuk dikembangkan secara signifikan dalam pemanfaatan ruang angkasa,” ujar Fadjar melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi IDM, Jumat (4/11).ย 

Fadjar pun merinci pengembangan tersebut. Ia menyebut Network Centric Warfare kini serang dibangun oleh TNI dan sejumlah pihak lainnya. Menurutnya, kerja sama ini harus didukung oleh kapabilitas satelit yang mecakup seluruh wilayah Indonesia.

Sementara untuk pengembangan Komando Siber, smart weaponย  komunikasi, dan sistem navigasi, lanjut Fadjar, juga akan bergantung pada satelit. Fadjar mengatakan, penggunaan satelit akan lebih efisien untuk membangun jaringan siber Angkatan Udara yang membutuhkan pengembangan lebih lanjut.ย 

Sedangkan untuk mengembangkan pengintaian dan kemampuan komunikasi, Fadjar menilai ini sangat penting lantaran satelit menghasilkan data secara akurat untuk mendukung informasi.
ย 
Menurutnya, hal tersebut akan sangat membantu pengembangan C5ISR TNI AU dan proses mengirimkan pesan darurat dengan instansi lain dalam mengantisipasi kemanan nasional.

Baca: Kembangkan Kapal Serang Ringan, PAL Gandeng Lundin dan Kongsberg Norwegia

“Tidak kalah penting adalah kerja sama luar angkasa, karena tidak ada batasan dalam domain  angkasa, sehingga penting untuk berkolaborasi dan bekerjasama dengan badan antariksa lain untuk mengembangkan konsep dan strategi,” ungkapnya. 

Ia berharap apa-apa yang disampaikannya dapat mendorong upaya bersama salam memgambangkan kemampuan antariksa nasional masing-masing negara yang hadir dalam perhelatan yang melibatkan 59 negera tersebut. (un)ย 

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer