Jepang Sebut Rusia Langgar Wilayah Udara

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan bahwa sebuah pesawat militer Rusia melanggar wilayah udaranya sebanyak tiga kali pada Senin (23/9).
Dilansir dari Kyodo, Senin (23/9), pelanggaran wilayah udara itu dilakukan oleh sebuah Pesawat Patroli IL-38 Rusia, yang mengudara di atas Laut Jepang, bagian utara Pulau Rebun. Pesawat itu disebut bolak-balik terbang sebanyak tiga kali antara pukul 1 siang dan 4 sore waktu setempat.
Menanggapi hal itu, Angkatan Udara Jepang mengerahkan pesawat tempur dan menembakkan suar peringatan. Pemerintah Jepang juga telah mengajukan "protes yang sangat keras" terhadap Rusia.
Baca Juga: Imbas Ledakan Pager Hizbullah, Militer Iran Larang Penggunaan Perangkat Komunikasi
Sebelumnya, dua pesawat Tu-142 Rusia dilaporkan terbang dari laut antara Jepang dan Korea Selatan menuju wilayah selatan Okinawa. Pesawat tempur itu juga disebut terbang di atas wilayah sengketa antara kedua negara.
Selain Rusia, pesawat pengintai Y-9 Cina juga melanggar wilayah udara teritorial Kepulauan Danjo, Jepang selama sekitar dua menit pada akhir bulan lalu. Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi mengecam pelanggaran itu dan mengungkapkan bahwa operasi militer Cina di sekitar Jepang semakin meningkat. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































