Iran Buka Suara Terkait Isu Serangan Balik Israel

Jakarta, IDM - Iran buka suara terkait ledakan yang bergema di beberapa kotanya, yang digambarkan oleh media sebagai serangan Israel. Ledakan itu disebut belum dapat dikonfirmasi berasal dari pihak asing, yang mengindikasikan bahwa Iran tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan pembalasan.
Dilansir dari Reuters, Jumat (19/4), Otoritas senior Iran menyebut sejumlah ledakan itu diakibatkan oleh pertahanan udara Iran yang menghantam tiga drone di atas kota Isfahan. Khususnya, mereka menyebut insiden itu sebagai serangan yang dilakukan oleh "penyusup", dan bukan oleh Israel, sehingga tidak perlu adanya pembalasan.
Baca Juga: Balas Iran, Israel Luncurkan Serangan Rudal
"Sumber asing dalam insiden ini belum dapat dikonfirmasi. Kami belum menerima serangan dari luar, dan diskusi lebih mengarah pada infiltrasi dibandingkan serangan," kata otoritas Iran yang tidak disebutkan namanya tersebut.
Jonathan Lord, kepala program keamanan Timur Tengah di Center for a New American Security, sebuah think tank Amerika Serikat (AS), menilai tanggapan itu “tampaknya menunjukkan bahwa Iran berusaha untuk mundur, meminimalkan dampak serangan itu, dan mungkin berjalan kembali menuruni tangga eskalasi dari sini."
Baca Juga: Resolusi Diveto AS, Palestina Tidak Bisa Jadi Anggota Penuh PBB
Sementara, Israel hingga saat ini tidak mengatakan apa pun tentang kejadian tersebut. Meskipun, mereka mengaku akan melakukan yang hal yang diperlukan untuk menjaga kedaulatannya, termasuk membalas serangan Iran. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































