PROFIL KONTRIBUTOR

Ricardo Ronald

Redaksi · Indonesia Defense

Arsip artikel dan kontribusi Ricardo Ronald di Indonesia Defense.

  • HANKAM
  • IN FRAME
  • TEKNOLOGI
  • HISTORY

Artikel dan kontribusi

4073 artikel · Terbaru dahulu
Ada 85 Prajurit TNI Jalani Rehabilitasi Pascacidera di Pusrehab Kemhan
HANKAM

Ada 85 Prajurit TNI Jalani Rehabilitasi Pascacidera di Pusrehab Kemhan

Total ada 85 prajurit TNI akan jalani rehabilitasi pascacidera dan rehabilitasi berlaku juga bagi prajurit penyandang disabilitas. Hal ini ditandai dengan pembukaan kegiatan rehabilitasi Tingkat Terampil Return To Duty (RTD) angkatan L (50) gelombang I tahun anggaran 2025 oleh Kepala Pusat Rehabilitasi (Kemhan) Brigjen TNI Daniel Lumadyo Wartoadi, di Pusrehab Kemhan Jl. RC. Veteran No.178 Jakarta Selatan.

Brigjen TNI Hendy Antariksa Jabat Komandan Komando Operasi Khusus
HANKAM

Brigjen TNI Hendy Antariksa Jabat Komandan Komando Operasi Khusus

Tongkat kepemimpinan Komandan Komando Operasi Khusus (Dankoopssus) TNI resmi berganti dari Mayjen TNI Suhardi kepada Brigjen TNI Hendy Antariksa ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, (7/1).

Apa Tugas TNI di Program Makan Bergizi Gratis? Ini Penjelasan Kapuspen
HANKAM

Apa Tugas TNI di Program Makan Bergizi Gratis? Ini Penjelasan Kapuspen

Senin, (6/1/2025) program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi digelar. Total ada 26 provinsi di Indonesia dari Aceh hingga Papua yang sudah mencanangkan program ini. TNI sendiri sudah mengerahkan 351 Kodim, 14 Lantamal, 41 Lanud di seluruh Indonesia untuk program ini. Jumlah ini disiapkan sesuai daerah sasaran prioritas yang ditentukan pemerintah.

TNI: Tiap Tahun Pendatang dari PNG Terus Meningkat, Lewat Jalur Tikus
HANKAM

TNI: Tiap Tahun Pendatang dari PNG Terus Meningkat, Lewat Jalur Tikus

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 144/JY, Letkol Inf Eko Siswanto mengatakan bahwa tantangan menjaga perbatasan RI-PNG sangat kompleks, setiap tahun jumlah pendatang Warga Negara Asing (WNA) dari Papua Nugini (PNG) terus meningkat, menimbulkan berbagai persoalan, terutama di wilayah yang belum optimal pengawasannya seperti di sekitar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yatetkun.