PROFIL KONTRIBUTOR

Ricardo Ronald

Redaksi · Indonesia Defense

Arsip artikel dan kontribusi Ricardo Ronald di Indonesia Defense.

  • HANKAM
  • IN FRAME
  • TEKNOLOGI
  • HISTORY

Artikel dan kontribusi

4073 artikel · Terbaru dahulu
Ini Alasannya TNI Rekrut Personel Sipil Jadi Prajurit Siber
HANKAM

Ini Alasannya TNI Rekrut Personel Sipil Jadi Prajurit Siber

Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Hariyanto mengungkapkan alasan TNI akan merekrut warga sipil menjadi prajurit siber. Hal ini menjawab keinginan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang mengatakan merekrut warga sipil yang memiliki kemampuan siber lebih mudah dibandingkan harus melatih kemampuan siber kepada tentara.

Tracing The History of The Siliwangi “Maung” Troop at The Mandala Wangsit Siliwangi Museum
HISTORY

Tracing The History of The Siliwangi “Maung” Troop at The Mandala Wangsit Siliwangi Museum

It was twelve noon when Indonesia Defense Magazine visited the Mandala Wangsit Siliwangi Museum on Jl. Lembong, Bandung. We wanted to trace the journey of the famous Siliwangi Division through the Museum’s collections. “The Mandala Wangsit Siliwangi Museum used to be the home of a Dutch officer. Later, it was taken over by the Japanese to be used as a hiding place. After Indonesia’s independence, the house was used as the headquarters for the Siliwangi Division and has now changed its function to become a museum,” said Major General Kunto Ari Wibowo, who was the Commander of the Military Regional Command (Kodam) III Siliwangi at the time of our interview.

The Japanese and Dutch Caves in Dago Pakar The Symbol of Foreign Occupation in The Sundanese Land
HISTORY

The Japanese and Dutch Caves in Dago Pakar The Symbol of Foreign Occupation in The Sundanese Land

Bandung was arguably one of the Dutch’s favorite cities when they colonized Indonesia. It was built by the Dutch East Indies governor William H. Daendels in 1810 on an elevation of 730 meters above sea level. As a result, it has a pleasantly cool weather, making it a preferred destination to live among the Dutch. Topographically, it was also considered very strategic as a strong natural fortress to repel potential attacks.

Gurkha, Tentara Bayaran Inggris yang Tidak Takut Mati
HISTORY

Gurkha, Tentara Bayaran Inggris yang Tidak Takut Mati

Di tahun 1814 tentara Gurka muncul dan diperkenalkan pertama kali oleh Inggris. Saat itu, mereka ditugaskan untuk berperang melawan Kongsi Dagang Hindia Timur Britania (East India Company). Perang pun berakhir dengan perjanjian Sugauli pada tahun 1816.

Lukas Kustaryo dan Pembantaian Belanda di Rawagede
HISTORY

Lukas Kustaryo dan Pembantaian Belanda di Rawagede

Selasa, tanggal 9 Desember 1947 adalah hari yang mungkin tidak akan dilupakan penduduk Rawagede (sekarang Desa Balongsari, Rawamerta, Karawang). Pagi-pagi sekali pasukan Belanda pimpinan Mayor Alphons J.H Wijnen sudah mengacak-acak Desa mereka dengan rentetan senjata. Mereka mencari Lukas Kustaryo.

Kisah Satuan Pemberontakan 88 yang Hancurkan Kereta Belanda di Purwakarta
HISTORY

Kisah Satuan Pemberontakan 88 yang Hancurkan Kereta Belanda di Purwakarta

Pagi-pagi sekali di tanggal 23 Oktober 1948, pasukan Belanda melakukan penumpasan dan pembersihan besar-besaran di wilayah Bendul, Purwakarta. Belanda geram dan marah besar pascakereta api logistik mereka terguling di kawasan tersebut. Belanda mensinyalir aksi itu dijalankan oleh sebuah organisasi ekstrim bernama SP 88 (Satoean Pemberontak 88). Alhasil dua pentolan SP 88 Uswata dan Darja ditangkap dan dihukum mati tak lama kemudian.

TNI AD Likuidasi Tiga Kodim di Surabaya, Ini Daftarnya
HANKAM

TNI AD Likuidasi Tiga Kodim di Surabaya, Ini Daftarnya

TNI AD resmi melakukan proses likuidasi tiga Kodim di Surabaya. Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, memimpin peresmian yang menggabungkan Kodim 0830, 0831, dan 0832 menjadi satu kesatuan pada Sabtu, (25/1).

Taruna Akmil dan Prajurit TNI Tampil Kompak di Parade Republic Day of India 2025
HANKAM

Taruna Akmil dan Prajurit TNI Tampil Kompak di Parade Republic Day of India 2025

Sebanyak 189 Taruna Akademi Militer (Akmil) dan 152 prajurit TNI tampil kompak dalam parade Hari Republik India ke-76 Tahun 2025 sebagai kontingen kehormatan. Acara yang berlangsung di New Delhi ini dihadiri oleh berbagai delegasi internasional dan menjadi momen penting bagi peningkatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan India.