Jakarta, IDM โย Satgas Marinir Penjaga Pulau Terluar XXVIII 2024 menggelar patroli di sepanjang pesisir pantai dan jalan hutan di Pulau Ndana, Kabupaten Rote Ndado, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (4/7).
Komandan Satgas Marinir Pulau Terluar XXVIII Lettu (Mar) Joko Supriyanto mengungkapkan patroli sektor tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi adanya sabotase di sekitar wilayah Pulau Ndana.
Pada kesempatan tersebut, Joko memeriksa kesiapan personel serta memberikan beberapa hal penakanan sebelum melakukan patroli. Ia mengingatkan kepada para prajuritnya untuk menjaga faktor keamanan (zero accident).
Baca Juga:ย Mendarat di Lanud Iswahjudi, Tiga Pesawat Tempur Sukhoi SU-30 Bersiap Ikuti Latihan Sikatan Daya 2024
“Selalu hati-hati dan waspada. Jaga keamanan personel maupun material selama patroli. Jangan lupa berdoa sebelum melaksanakan kegiatan,” ucapnya, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Jumat (5/7).
Joko menjelaskan, dalam patroli tersebut para prajurit Satgas Marinir melakukan pemantauan terhadap warga negara asing yang singgah di wilayah Pulau Ndana tanpa izin sah.
“Kami juga memantau para nelayan yang menangkap ikan secara ilegal atau dengan cara menggunakan bom dan potasium cair (racun)” jelasnya.
Baca Juga:ย HUT ke-79 RI, Kodam Iskandar Muda akan Tampilkan Drama Kolosal
Selain itu, para prajurit Satgas Marinir juga mengamankan, menyelamatkan dan mempertahankan pulau kecil terluar bagian selatan NKRI yang difokuskan pada pengamanan pesisir pantai Pulau Ndana.
“Pengamanan ini dilakukan dari berbagai kemungkinan yang terjadi, antara lain keberadaan warga negara asing dan illegal fishing,” tandasnya. (at)